Berita Terkini

KPU Sikka Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Parpol Berkelanjutan Semester II dan PKPU 3 Tahun 2025

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka melakukan Sosialisasi Pemutakhiran Data dan Dokumen Partai Politik Secara Berkelanjutan Semester II Tahun 2025 serta Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2025 tentang Penggantian Antarwaktu (PAW) Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota di Aula KPU Sikka, Jumat (19/12/25).  Ketua KPU Sikka, Herimanto didampingi 4 Anggota yakni, Harun Al Rasyid, Ignasius Irvanto C. Say, La Hajimu, Yosef Ferdianus Boy Gapo, dan Plt. Sekretaris, Samuel Desriyanto Sing dalam sambutan pembukaan menjelaskan tujuan kegiatan ini untuk memastikan seluruh proses PAW serta pembaruan data partai politik harus sesuai regulasi dan ketentuan yang berlaku. “Selama masa jabatan anggota DPRD, tidak menutup kemungkinan muncul kondisi yang menyebabkan seseorang anggota dewan tidak dapat melanjutkan tugas. Di sinilah PKPU Nomor 3 Tahun 2025 memberikan kejelasan terkait pengurusan PAW dengan standar yang sama, tertib, dan tetap menjaga prinsip-prinsip akuntabilitas”, Katanya.  Selain proses PAW,  dijelaskan Herimanto, Partai politik juga diharapkan bisa mengetahui proses Pemutakhiran Data Parpol Semester II 2025, yakni pembaruan data keanggotaan, kepengurusan, dan dokumen partai melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). “Kami berharap dengan sosialisasi ini, maka terbangun pemahaman yang sama antara KPU Sikka, Bawaslu Sikka, Pemerintah Daerah dan Partai Politik, sehingga setiap proses PAW dan pemutakhiran data partai politik dapat berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku” tuturnya.  Kegiatan dilanjutkan penyampaian materi secara bergantian oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Harun Al Rasyid dan Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Yosef Fredianus Boy Gapo. Dalam paparannya, Harun menjelaskan secara komprehensif mengenai Pemutakhiran Data dan Dokumen Partai Politik Secara Berkelanjutan melalui SIPOL Semester II Tahun 2025, mulai dari landasan regulasi, prinsip pemutakhiran berkelanjutan, hingga aspek teknis pengelolaan dan penginputan data pada aplikasi SIPOL. “SIPOL tidak hanya berfungsi sebagai sarana administrasi kepemiluan, tetapi juga sebagai instrumen penguatan transparansi dan akuntabilitas partai politik. Ia menjelaskan jenis-jenis data dan dokumen yang wajib diperbarui, seperti kepengurusan, keanggotaan, domisili kantor, hingga dokumen legalitas partai politik”, tegas Harun.  Sementara itu, Yosef Fredianus Boy Gapo, dalam paparan materi,  menguraikan secara detail dasar hukum PAW, syarat dan alasan dilakukannya PAW, tahapan dan prosedur pengusulan, serta peran KPU, partai politik, dan lembaga terkait lainnya dalam proses tersebut. “Pelaksanaan PAW harus berlandaskan pada prinsip kepastian hukum, keterbukaan, dan akuntabilitas. Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak yang terlibat mematuhi ketentuan PKPU guna menghindari potensi sengketa hukum di kemudian hari”, kata Yosef.  Hadir dalam kegiatan, Anggota Bawaslu Kabupaten Sikka, Yohanes Ariski, Sekretariat DPRD Kabupaten Sikka, Y. Karmadi, Badan Kesbangpol,Konstansia Konsita,  Perwakilan Partai Politik Kabupaten Sikka yang hadir yakni Parta Gerindra, PDIP, Golkar, Nasdem, Buruh, Gelora, PKS, PKN, Hanura, Garuda, PAN, Demokrat, PSI, Perindo dan PPP, serta Kepala Sub Bagian (Kasubag) Teknis Penyelenggaraan Hukum dan Pengawasan, Simon Doni Tukan bersama jajaran staf Sekretariat KPU Sikka. (humaskpusikka*/)

Tutup PKM Angkatan 2, Ketua KPU Sikka: Jadilah Generasi Muda Cerdas Berdemokrasi.

Maumere, sikka.kpu.go.id. Menutup kegiatan Program KPU Mengajar (PKM), Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka, Herimanto berpesan, jadilah generasi muda cerdas berdemokrasi.  Hal ini disampaikan kepada peserta PKM Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Maumere di Aula SMA Negeri 1 Maumere, Kamis (18/12/25).  Herimanto didampingi Anggota, Harun Al Rasyid, La Hajimu, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Teknis Hukum dan Pengawasan, Simon Doni Tukan dan Mewakili Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Maumere, Maria Goreti Alexa menjelaskan, kegiatan PKM ini dilakukan untuk mempersiapkan generasi muda yang memahami tentang nilai-nilai berdemokrasi. “Program KPU Mengajar ini menjadi bagian dari pendidikan pemilih pemula untuk melahirkan generasi muda yang paham berdemokrasi dengan cerdas dan bijaksana”, jelasnya.  Untuk mendapatkan pemimpin yang berkualitas, lanjut Herimanto, harus lahir dari pemilih cerdas.  Dan ini bisa diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar untuk membangun dan mengembangkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) peserta didik agar memiliki karakter, integritas dan kompetensi bermakna dalam kehidupan sehari-hari.  “Kami berharap di SMA Negeri 1 Maumere ini akan lahir penggerak-penggerak demokrasi untuk menyampaikan pesan-pesan baik kepada masyarakat dan lingkungan sekitar”, katanya.  Sementara, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Maumere diwakili, Maria Goreti Alexa menyampaikan terima kasih atas dukungan dari KPU Sikka yang telah memberikan pemahaman tentang Pemilu kepada anak-anak kami.  "Anak-anak, mulai sekarang bisa menyampaikan informasi tentang Pemilu dan Demokrasi di lingkungan sekitar. Ini baik untuk melatih sebagai pemilih muda dan mendukung pelaksanaan demokrasi di Indonesia", katanya.  Kegiatan ditutup dengan pembagian sertifikat penghargaan dan foto bersama.  Hadir dalam kegiatan, Jajaran Staf Sekretariat KPU Sikka, Cornelia W.J. Pati, Dian S. Sinagula, Jessy M.M. Peni Hayon, Permata Yuliani bersama jajaran lainnya. (humaskpusikka*/)

Edukasi Demokrasi Sejak Dini, KPU Sikka Gelar Simulasi Pemungutan Suara di SMA Negeri 1 Maumere

Maumere, sikka.kpu.go.id. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka melaksanakan kegiatan simulasi pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang bertempat di SMA Negeri 1 Maumere, Kamis (18/12/2025)  Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendidikan pemilih bertajuk “KPU Sikka Mengajar” yang dilaksanakan KPU Kabupaten Sikka secara berkelanjutan, yang menyasar pemilih pemula di lingkungan sekolah menengah atas. Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Harun Al Rasyid, dalam paparan materi menjelaskan tentang tata cara teknis pemungutan suara di TPS, mulai dari persiapan pemungutan suara, alur pelayanan pemilih, hingga tugas dan tanggung jawab petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). "Pemilih pemula perlu dibekali pengetahuan yang memadai agar mampu menggunakan hak pilihnya secara benar dan bertanggung jawab", katanya.  Lebih lanjut, mantan Ketua Bawaslu Kabupaten Sikka ini menjelaskan, melalui simulasi ini, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga melihat langsung praktik pemungutan suara sebagaimana dilaksanakan pada hari pemungutan suara. Kata Harun, tujuan dari kegiatan ini adalah agar para siswa memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang persiapan pemungutan suara, tata cara pelaksanaan pemungutan suara di TPS, serta mengetahui tugas dan peran petugas KPPS.  "Dengan demikian, diharapkan siswa sebagai pemilih pemula dapat menggunakan hak pilihnya secara sadar, mandiri dan bertanggung jawab pada pemilu maupun pilkada mendatang", Ungkapnya. Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pemungutan suara yang melibatkan siswa sebagai pemilih. Petugas KPPS dalam simulasi diperankan oleh staf sekretariat KPU Kabupaten Sikka.  Sebagai informasi, pelaksanaan simulasi dibuat menyerupai kondisi nyata di TPS, sehingga peserta dapat memahami secara utuh seluruh tahapan pemungutan suara. Sebanyak 27 siswa yang terdiri dari pengurus OSIS dan pengurus kelas SMA Negeri 1 Maumere mengikuti kegiatan tersebut. Para siswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai persiapan pemungutan suara, tata cara menggunakan hak pilih, serta peran dan tugas KPPS di TPS. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sub Bagian Hukum dan Teknis KPU Kabupaten Sikka, Simon Doni Tukan, yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan edukasi pemilih bagi kalangan pelajar sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi demokrasi sejak dini. (humaskpusikka*/)

KPU SIKKA IKUTI RAPAT PLENO REKAPITULASI PDPB TINGKAT PROVINSI NTT

Maumere--- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka mengikuti Kegiatan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semaeter II Tahun 2025 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Aula KPU Provinsi NTT, Jumad, (12/12/25).  Mewakili KPU Sikka, Ketua KPU Sikka Herimanto, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi (Rendatin) La Hajimu dan Operator Sidalih, Mario Y. W. Gare. Ketua KPU Provinsi NTT Jemris Fointuna dalam sambutan pembukaan didampingi Anggota Lodowyk Fredrik, Baharudin Hamzah, Elyaser Lomi Rihi, Petrus Kanisius Nahak dan Plt. Sekretaris KPU Provinsi Melanie S. W. Hege, mengatakan bahwa PDPB merupakan hasil dari akumulasi rekapitulasi tingkat Kabupaten/Kota dari triwulan I sampai triwulan IV Tahun 2025, untuk kemudian disampaikan secara berjenjang satu tingkat di atasnya.  "Daftar pemilih yang sudah ditetapkan oleh KPU Kabupaten/Kota merupakan data komprehensif, akurat dan termutahir", Jelasnya.  Kegiatan diakhiri penyerahan  Berita Acara (BS) dan foto bersama.  Hadir dalam kegiatan, Bawaslu Provinsi NTT, Kepolisian Daerah (Polda) NTT, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi NTT, Komandan Resor Militer (Korem) 161 Wirasakti Kupang, Komandan Pangkalan Udara TNI AU Kupang, Kesbangpol Provinsi NTT, Badan Pusat Statistik Provinsi NTT, Lembaga Kemasyarakatan Provinsi NTT, Para Ketua, Anggota  serta Operator Sidalih Se-Provinsi NTT. (humaskpusikka*/)

KPU SIKKA KEMBALI RAIH PENGHARGAAN INFORMATIF DARI KIP NTT

Maumere--- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka kembali meraih penghargaan dengan predikat Informatif dalam penganugerahan oleh Komisi Informasi Pubik (KIP) Nusa Tenggara Timur (NTT) di Aula Fernandez Kantor Gubernur NTT,  Selasa, (9/12/25).  Penghargaan yang diberikan, diterima secara langsung oleh Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas SDM) KPU Sikka, Ignasius Irvanto C. Say.  Gubernur NTT melalui Asisten Umum Sekretrait Daerah (Setda), Samuel Halundaka dalam sambutan menegaskan, dibutuhkan upaya pembangunan yang komprehensif demi terwujudnya keterbukaan informasi publik. Ia berharap penganugerahan tersebut mendorong lembaga vertikal dan daerah untuk meningkatkan transparansi. “Prinsip adalah hak untuk mengetahui kecuali informasi yang dikecualikan sesuai dengan Undang-undang. Keterbukaan memungkinkan publik untuk menilai kinerja badan publik dan menyesuaikan perencanaan dan pekerjaan di lapangan,” Katanya. Sementara Ketua KIP NTT, Germanus Attawuwur menekankan pentingnya keterbukaan informasi sebagai bagian dari pengawasan implementasi reformasi birokrasi.  "Jadi keterbukaan informasi penting karena merupakan salah satu ciri negara demokrasi yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelenggara negara yang baik dan bersih" Katanya.  Untuk diketahui, sebelumnya KPU Kabupaten Sikka telah memperoleh predikat yang sama pada tahun 2021, 2022 dan 2023. (humaskpusikka*/)

KPU SIKKA GELAR BIMTEK PENGELOLAAN DAN PENYELAMATAN ARSIP

Maumere--- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka menggelar Bimbingan Teknis Pengelolaan dan Penyelamatan Arsip di Lingkungan KPU Kabupaten Sikka, Selasa (9/12/25). Ketua KPU Sikka, Herimanto dalam arahan pembukaan didampingi Anggota Harun Al Rasyid dan Yosef Fredianus B. Gapo serta Plt. Sekretaris KPU Sikka, Samuel Desryanto Sing di Aula KPU Sikka menekankan pentingnya pengelolaan dan peneyelamatan arsip sebagai bagian dari pertanggungjawaban publik.  “Ini bagian dari pertanggungjawaban publik dan juga sebagai bukti hukum dan administratif atas seluruh proses demokrasi yang telah dilaksanakan. Selain itu sebagai dokumen kolektif dan bukti sejarah yang harus dijaga keaslinya untuk generasi yang akan datang”, Katanya. Lebih lanjut dijelaskan, bimtek ini untuk menyamakan presepsi dan meningkatkan kemampuan pengelolaan kearsipan serta kesiapan dalam memperlancar tahapan Pemilu/Pemilihan yang akan datang.  Sementara Kepala Sub Bagian (Kasubag) Keungan umum dan Logistik (KUL) KPU Sikka, Mega Suryati Azhar dalam laporan panitia menyampaikan tujuan kegiatan ini yakni meningkatkan kompetensi SDM kearsipan, menyamakan pemahaman regulasi, mengoptimalkan sistem pengelolaan (termasuk digitalisasi). Kemudian menjamin keamanan dan keutuhan informasi, serta memastikan arsip terjaga, terselamatkan dan mudah diakses untuk mendukung pengambilan keputusan dan memori organisasi. Kegiatan dilanjutkan penyampaikan materi oleh Plt. Kepala Bidang Pengelolaan Arsip Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Stadio, S.E dan Arsiparis Trampil, Wiwin Anggriani Sofia, A.Md.  Hadir sebagai peserta kegiatan, Kasubag Perencanaan, data dan Informasi, Cornelius Mauritius M, Kasubag Teknis Penyelenggaraan Hukum dan Pengawasan, Simon Doni Tukan dan seluruh staf Sekretariat. (humaskpusikka*/)