Berita Terkini

KPU Sikka Ikuti Diskusi Tematik, KoPi ParMas Part 14 , Bahas Pengawasan Partisipatif

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id.  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka mengikuti  Diskusi Tematik, Kita Ngobrol Pemilu, Demokrasi dan Partisipasi Masyarakat (KoPi ParMas) secara daring di Aula Kantor KPU Sikka pada Rabu (4/3/26) pagi.  Kegiatan tersebut diselenggarakan KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur secara daring dengan tema Pengawasan Partisipatif Sebagai Pilar Kontrol Demokrasi Publik. Hadir mewakili KPU Sikka, Ketua Herimanto dan Anggota Ignasius Irbanto C. Say, Harun Al Rasyid, La Hajimu dan Yosef F. B. Gapo.  Plh.Ketua KPU NTT, Lodowyk Fredrik dalam sambutan pembuka  didampingi Anggota, Baharudin Hamzah dan Petrus Kanisius Nahak serta Plt. Sekretaris KPU NTT, Melanie S. W. Hege mengajak seluruh peserta untuk melihat kondisi dan keadaan saat ini sebagai kesempatan yang baik, menambah pengetahuan. "Mari kita laksanakan tugas dan tanggung jawab secara baik dan penuh tanggung jawab dengan tetap bersemangat serta tetap menjaga integritas kita masing-masing" Ajak Eky.  Acara kemudian dilanjutkan penyampaian materi sebagai pemantik oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Ngada, Saiful Amri M. P Sila dan Ketua KPU Malaka, Yuventus A. Bere. Yang menjadi moderator diskusi ini yakni, Plt. Sekretaris KPU Sikka, Semuel Desryanto Sing.  Saiful dalam paparan materi menekankan bahwa, demokrasi tidak hanya dimaknai sebagai proses pemilihan umum tetapi juga sebagai suatu sistem yang menjamin keterlibatan aktif masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan.  "Pengawasan partisipatif menjadi salah satu pilar penting untuk memastikan penyelenggaraan negara berjalan secara transparan, akuntabel dan sesuai dengan prinsip hukum" Jelas Saiful.  Sementara, Yuventus menegaskan bahwa demokrasi akan berkualitas jika rakyatnya menempatkan dirinya sebagai pengawas dan bukan sekedar pemilih,  sejatinya pengawasan partisipatif adalah wujud nyata gotong royong politik masyarakat.  Selesai penyampaikan materi dilanjutkan dengan diskusi secara interaktif dan dinamis oleh para peserta dan ditutup dengan pengarahan oleh KPU NTT.  Peserta yang mengikuti kegiatan, Para Ketua dan Anggota, Para Sekretaris dan Staf Kesekretariatan dari 22 KPU Kabupaten/Kota Se-NTT. (humaskpusikka*/)   

KPU Sikka Mengikuti Kegiatan Bimtek Peningkatan Kapasitas Keprotokolan

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Keprotokolan di Aula Kantor KPU Sikka, Selasa (3/3/26).  Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur dan diikuti oleh KPU Kabupaten/Kota secara daring. Hadir mewakili KPU Sikka yakni, Ketua KPU Sikka, Herimanto bersama Anggota, Harun Al Rasyid, Ignasius Irvanto Chandra Say, La Hajimu dan Yosef Fredianus Boy Gapo, Plt. Sekretaris, Semuel Desryanto Sing dan Kepala Sub Bagian (Kasubag) Keuangan Umum dan Logistik (KUL), Mega Suryati Azhar bersama jajaran Staf. Plh. Ketua KPU NTT, Lodowyk Fredrik dalam arahan menyampaikan bahwa ada 3 hal yakni, pertama semangat untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab; kedua, mendorong dan meningkatkan kapasitas; dan ketiga menjaga integritas.  "Upaya meningkatkan kapasitas maka secara utuh dan tuntas, dapat mengikuti materi yang disampaikan agar memiliki pemahaman dan pengetahuan yang sama terkait dengan Keprotokolan", Kata Eky Sementara Plt. Sekertaris KPU Provinsi NTT, Melanie Sari Willa Hege dalam arahan menyampaikan bahwa, dalam rangka meningkatkan kapasitas SDM dan mewujudkan komitmen untuk memperbaiki citra lembaga, maka protokol ini merupakan cermin bagaimana menjamu tamu dan sangat berharap, semua jajaran sekrtariat dapat mengikuti bimtek ini.  "Ini membahas tentang tata cara keprotokolan, pengelolaan acara, komunikasi efektif, dan penggunaan teknologi informasi dalam mendukung proses keprotokolan", Kata Melan.  Kegiatan dilanjutkan penyampaian materi oleh Narasumber yakni, Kasubag Persidangan Sekertariat Jendral KPU RI, Bakri Muhammad dan Penata Kelola Pemilihan Umum Ahi Pertama, Cindy Widyawati Dewi.  Peserta yang mengikuti kegiatan yakni, Para Ketua dan Anggota, Sekretaris dan Kasubag KUL 22 KPU Kabupaten/Kota bersama jajaran staf. (humaskpusikka*/)    

KPU Sikka Lakukan Safari Demokrasi Partisipatif Ramadhan di Masjid Baitul Hamid Nangatobong

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka melaksanakan Program Pendidikan Pemilih (Safari Demokrasi Partisipatif (SeDaP) Ramadhan 1447 H pada, Kamis (26/2/26) sore.   Kegiatan tersebut dikemas dengan buka puasa bersama di Masjid Baitul Hamid Nangatobong Kecamatan Waigete dan menghadirkan penceramah Anggota KPU Sikka, Harun Al Rasyid dengan tema Tingkatkan Ibadah Dan Tanggung Jawab Partisipasi Demokrasi.  Ketua KPU Sikka, Herimanto didampingi Anggota, La Hajimu, Ignasius I. C. Say dan Yosef F. B. Gapo serta Plt. Sekretaris, Semuel Desryanto Sing dalam sambutan berharap, semoga silaturhami ini membawa keberkahan sekaligus memperkuat toleransi, demokrasi dan pendidikan pemilih di bulan suci Ramadhan. Ini momentum untuk mendorong lahirnya pemilih yang cerdas, sehingga kualitas demokrasi ke depan diharapkan semakin baik. “Pelaksanaan demokrasi mengajarkan pentingnya nilai kejujuran, tanggung jawab, kesabaran, kekeluargaan, toleransi dan juga partisipasi masyarakat. Termasuk melawan berita-berita hoax karena perkembangan media sosial sekarang ini sangat pesat”, Katanya.  Imam Masjid Baitul Hamid, Ahmad Ndao dalam sambutan singkat menyampaikan terima kasih kepada Keluarga Besar KPU Sikka yang telah berkunjung dan bersilaturahmi bersama Jamaah di Bulan Suci Ramadhan. Semoga bisa memberikan manfaat dalam proses demokrasi.  Sementara, Harun dalam tausiyahnya mengingatkan tentang nilai-nilai Ramadhan seperti kejujuran, kedisiplinan, pengendalian diri, dan kepedulian sosial memiliki keterkaitan erat dengan praktik demokrasi yang berkualitas.  Lanjut Harun, partisipasi demokrasi seperti menggunakan hak pilih, menjaga ketertiban, serta menolak praktik politik uang merupakan bagian dari tanggung jawab moral sebagai warga negara.   Kegiatan kemudian dilanjutkan buka puasa bersama pada Pkl. 18.16 Wita. Turut hadir mengikuti kegiatan, Para Staf Aparatur Sipil Negara (ASN) Sekretariat KPU Sikka, Pengurus bersama Jemaah Mesjid Baitul Hamid Nangatobong. (humaskpusikka*/)    

Plt. Sekretaris KPU Sikka Bahas SOP Manajemen Internal ASN bersama Jajaran dan Staf

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id  Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka, Semuel Desryanto Sing memimpin pembahasan atau internalisasi 3 (tiga) Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait manajemen internal Aparatur Sipil Negara (ASN) di Aula Kantor KPU Sikka, Kamis (26/2/26).  SOP yang dibahas yakni Kenaikan Gaji Berkala ASN, Kenaikan Pangkat Reguler ASN, dan Pengelolaan Data Kinerja ASN.  Semuel dalam arahan pengantarnya menyampaikan bahwa, dimasa Non Tahapan Pemilu/Pilkada adalah kesempatan membenahi kembali tata kerja dan standar administrasi Sekretariat termasuk SOP. "Untuk mendukung kerja-kerja Sekretariat yang lebih terarah maka diperlukan standar administrasi yang ditetapkan dan dilaksanakan, sehingga ketika masuk tahapan Pemilu/Pilkada volume kerja meningkat kita tinggal melaksanakan" kata Sem. SOP tidak hanya bersifat administratif, lanjut Semuel tetapi, perlu dilaksanakan bersama karena akan berdampak pada performa Sekretariat sebagai Suport System Penyelenggara Pemilu.  Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dokumen SOP oleh Pejabat Fungsional Penata Kelola Pemilu, Dian Syahdan Sinagula tentang poin-poin prosedur beserta syarat-syarat Kenaikan Gaji Berkala ASN dan Kenaikan Pangkat ASN. Sementara SOP Pengelolaan Data Kinerja ASN dipaparkan oleh Staf Sub Bagian Sumber Daya Manusia (SDM), Rikardus Rajo. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Sub Bagian (Kasubag) Keuangan, Umum dan Logistik (KUL), Mega Suryati Azhar, Kasubag Perencanaan Data dan Informasi (Rendatin), Cornelius Mauritius, Kasubag Teknis Penyelenggara dan Hukum,  Simon Doni Tukan, Pejabat Fungsinoal PKP, Cornelia W.J. Pati dan Jessy M.M. Peni Hayon beserta para staf PNS dan PPPK.   

KPU Sikka Mengikuti Kegiatan KoPi ParMas Part 13 Secara Daring mengangkat tema Integritas Penyelenggara

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id. Sharing pengalaman ini penting untuk menjadi bekal agar kedepan kita lebih banyak berbuat dalam rangka memberikan kepercayaan publik dan meningkatkan integritas sebagai penyelenggara Pemilu.  Demikian sambutan pembuka Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Timur, Jemris Fointuna dalam diskusi tematik, Kita Ngobrol Pemilu, Demokrasi dan Partisipasi Masyarakat (Kopi Parmas) dengan tema  Integritas Penyelenggara sebagai Penentu Trust Public Part 13 secara daring pada Rabu (25/2/26).  Hadir mewakli KPU Sikka, Ketua Herimanto dan Anggota Ignasius I. C. Say, Harun Al Rasyid, La Hajimu, Yosef F. P. Gapo serta Plt. Sekertaris KPU Sikka Semuel Desryanto Sing dan Staf. Jemris didampingi Anggota KPU NTT, Baharudin Hamzah, Lodowyk Fredrik, Elyaser Lomi Rihi dan Plt. Sekretaris Melan Hege serta Para Pejabat fungsional dan strktural dalam sambutan juga menekankan, apakah integritas penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada yang kita lakukan selama ini membuat publik makin percaya ataukah kehilangan kepercayaan?  “Semoga bisa menambah wawasan dan cakrawala berpikir, literasi, membangun integritas dan kepercayaan publik. Integritas dan loyalitas itu harus beriringan. Integritas dan loyalitas itu menyatu karena integritas itu menyangkut dengan ketaatan kita terhadap nilai terhadap norma dan etika”, Kata Jemris.  Kegiatan kemudian dilanjutkan pemaparan materi oleh Ketua KPU Sumba Barat, Teguh Raharjo dan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Kota Kupang, Zunaidin Harun yang dimoderatori oleh Kepala Subbagian Hukum dan SDM KPU Nagekeo, Matheus Dhajo Gesiradja dan dialog.  Teguh dalam paparan materinya menekankan tentang integritas penyelenggara sebagi suatu sifat atau kualitas individu yang menunjukkan kejujuran konsistensi antara perkataan perbuatan dan berpegang teguh pada prinsip moral dan etika serta dapat dipertanggungjawabkan.  DitegaskanTeguh bahwa masih terdapat tantangan yang dihadapi antara lain tekanan politik oleh pihak-pihak yang berkepentingan dan juga penyebaran informasi palsu yang dapat menurunkan kepercayaan publik.   Sementara Zunaidin menekankan bahwa, jika publik yakin proses penyelenggaran jujur, maka partisipasi publik meningkat. Karena integritas adalah variabel kunci untuk menjaga kualitas demokrasi. Terlihat juga dalam gambaran korelasi antara integritas dan tren partisipasi. Semakin tinggi integritas maka semakin tinggi pula tren partisipasi publik. “Peningkatan kualitas Pemilu melalui proses yang berintegritas menjadi syarat mutlak terciptanya pemilu yang berkualitas dan mendapatkan legitimasi masyarakat”, Kata Zunaidin.  Selanjudnya dalam arahan akhir pimpinan provinsi secara berturut - turut dimulai dari Ketua divisi perencanaan data dan informasi Fredrik Lodofik menegaskan bahwa idealisme dan realita ini harus ada pada diri kita sebagai penyelenggara, integritas harus ada loyalitas harus ada idealisme harus ada tapi juga harus realistis.  Setelah dialog,Elyaser juga menyampaikan bahwa integritas penyelenggara  Pemilu telah diatur dalam Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017.  Baharudin juga menekankan bahwa satu nilai yang sangat fundamental itulah kejujuran. Jadi sederhananya integritas itu kalau yang kita ungkapkan dan yang kita kerjakan itu sama persis.  Peserta yang mengikuti kegiatan, Para Ketua dan Anggota dari 22 KPU Kabupaten/Kota Se-NTT beserta Sekretaris dan Staf. (humaskpusikka*/)  

KPU Kabupaten Sikka Mengikuti Kegiatan Bimtek Tata Kelola Persidangan

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Kelola Persidangan Rapat Pleno Rutin secara daring di Aula Kantor KPU Sikka, Selasa (24/2/26).  Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh KPU Provinsi NTT. Hadir mewakili KPU Sikka, Ketua KPU Sikka, Herimanto bersama Anggota, Harun Al Rasyid, Ignasius Irvanto Chandra Say, dan Yosef Fredianus Boy Gapo, Plt. Sekretaris, Semuel Desryanto Sing dan Kepala Sub Bagian (Kasubag) Keuangan Umum dan Logistik (KUL), Mega Suryati Azhar bersama jajaran staf. Ketua KPU NTT, Jemris Fointuna dalam arahan menyampaikan bahwa rapat pleno bukan sekedar formalitas tetapi merupakan mekanisme tertinggi untuk mengambil keputusan sekaligus monitoring pelaksnaan program dan kegiatan secara kelembagaan.  “Untuk itu perlu dilakukan pengelolaan rapat pleno rutin yang baik, dimulai dari persiapan, pelaksnaan dan juga dokumetasi atau pelaporan yang baik juga”, Kata Jemris.  Sementara Plh. Plt. Sekertaris KPU Provinsi NTT, Aryans Fanus  dalam arahan menyampaikan, persidangan merupakan agenda tertinggi dan konsenvial didalam mekanisme organisasi untuk mencapai kesepaktan, oleh karena itu Tata Kelola persidangan yang baik, sistim, sistematis sangatlah di perlukan agar rapat tidak sekedar formalitas tetapi menafsirkan keputusan yang berkualitas.  Dikatakan Fanus, Bimtek ini membahas dan memberikan pemahaman tentang tata kelola persidangan, pengelolaan dokumen, dan penggunaan teknologi informasi dalam mendukung proses persidangan dengan menghadirikan narasumber yakni, Kasubag Persidangan Sekertariat Jendral KPU RI, Bakri Muhammad.  Dalam paparannya, Barik menyampaikan bahwa notula dinilai sangat penting karena menjadi alat bukti, sumber informasi, pengingat peserta rapat dan juga pedoman rapat berikutnya.  Peserta yang mengikuti kegiatan yakni, Para Ketua dan Anggota, Sekretaris dan Kasubag KUL 22 KPU Kabupaten/Kota bersama jajaran staf. (humaskpusikka*/)