Berita Terkini

4 ASN KPU Sikka terima Satya Lancana Karya Satya

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id- Bertempat di Aula KPU Kabupaten Sikka, Selasa (17/11) telah dilakukan Penyerahan Piagam Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan kepada 4 (empat) orang pegawai KPU Sikka yang telah mengabdi kepada Negara sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) selama 10 (sepuluh) tahun masa kerja. Penyematan Tanda Gelar Satyalancana Karya Satya dan pemberian Piagam penghargaan tersebut diserahkan bergantian oleh Ketua, Sekretaris dan 2 (dua) Anggota KPU Sikka kepada keempat orang ASN. Dalam sambutannya, Ketua KPU Sikka Yohanes Krisostomus Feri mengatakan, satyalencana ini diberikan oleh lembaga sebagai penghargaan kepada ASN yang telah mengabdi selama 10 tahun. “Keempat saudara kita ini telah menjadi pegawai organik KPU selama 10 tahun. Kiranya kesetiaan mereka kepada lembaga menjadi contoh bagi ASN yang lain, terutama bapak/ibu yang sedang menyongsong alih status menjadi pegawai organik,” katanya. Lebih jauh Feri mengatakan, komisioner KPU boleh berganti setiap 5 tahun, tetapi pegawai organik akan bekerja di lembaga ini hingga pensiun. “Karena itu, kesetiaan pada lembaga ini menjadi hal yang sangat penting bagi segenap ASN. Modal kesetiaan itu akan memampukan kita untuk menyelesaikan berbagai tugas yang berat sekalipun,” ujarnya. Untuk diketahui bahwa Satyalancana Karya Satya adalah sebuah tanda penghargaan yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang telah berbakti selama 10 atau 20 atau 30 tahun lebih secara terus menerus dengan menunjukan kecakapan, kedisiplinan, kesetiaan dan pengabdian sehingga dapat dijadikan teladan bagi setiap pegawai lainnya. Kegiatan diakhiri dengan Foto bersama dan ramah tamah. (hupmas/*)

Lakukan Pendidikan Pemilih, KPU Kunjungi SMA St. Petrus Kewapante

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id- Sebagai upaya meningkatkan pastisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah maupun Pemilihan Umum, KPU Sikka Kembali melakukan Pendidikan Pemilih kepada Pemilih Pemula di SMA Santu Petrus Kewapante pada Kamis (12/11). Kegiatan KPU Goes To School dengan tema “Pendidikan Pemilih dan Hak Pilih” tersebut diawali dengan Sambutan oleh Kepala Sekolah SMA Santu Petrus Kewapante Sesilia Da Soge, S.Pd, M.Pd yang kemudian membuka kegiatan secara resmi. kegiatan yang dipandu oleh moderator Yuldensia Theresiana Hesty selaku Anggota KPU Sikka yang membidangi Divisi Sosialisasi, SDM dan Partisipasi Masyarakat ini menghadirkan 30 (tiga puluh) peserta yang terdiri dari siswa-siswi sekolah tersebut, dalam kesempatan itu Ketua KPU Sikka Yohanes Krisostomus Feri tampil sebagai Pemateri tentang Tata Kelola Pemilu di Indonesia, juga Herimanto selaku Anggota KPU Sikka yang membidangi Divisi Hukum dan Pengawasan yang membawakan materi tentang Manajemen Kepemiluan dan Penegakan Hukum Pemilu, serta Anggota KPU Sikka Elsy Puspasari Kusuma Putri yang menyajikan materi tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. KPU Sikka juga dalam kesempatan ini membagikan Formulir Tanggapan dan masukan terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan untuk dapat diisi oleh peserta, manakala mengetahui adanya keluarga atau kenalan yang termasuk dalam kategori Pemilih yang meninggal dunia, pindah masuk/keluar, Pemilih Baru, Alih Status TNI/POLRI serta Kesalahan Data Pemilih. “Formulir tersebut penting bagi KPU dalam melakukan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, karena itu adik-adik setelah mengisinya agar dikumpulkan ke sekolah dan KPU akan berkoordinasi dengan Kepala Sekolah untuk mengambil kembali formulir tersebut” jelas Elsy yang adalah Ketua Divisi Perencanan Program dan Data. Cara penyajjian materi yang digunakan oleh Pemateri yaitu menggunakan pola komunikasi dua arah sehingga apa yang dipaparkan langsung ditanggapi secara antusias melalui pertanyaan-pertanyaan yang terlontar oleh siswa siswi peserta Pendidikan Pemilih tersebut. Pada penutupan kegiatan KPU juga memberikan penghargaan yang diterima langsung oleh Kepala Sekolah SMA Santu Petrus Kewapante berupa Piagam Penghargaan atas partisipasi sekolah dalam program Pendidikan Pemilih yang diselenggarakan. Dalam kegiatan yang diselenggarakan ini KPU Sikka juga tetap memperhatikan protokol Kesehatan dimana selain peserta diukur suhu tubuhnya dengan thermo gun, dan diberikan hand sanitizer, peserta juga harus mengenakan masker dan faceshield yang dibagikan dan menempati tempat duduk yang mememnuhi syarat protokoler Kesehatan terkait covid 19. (hupmas/*)

KPU Sikka Lakukan Pendidikan Pemilih di SMAN 1 Waigete

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id- Jumat (06/11) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka Kembali melakukan Pendidikan Pemilih kepada Pemilih Pemula. Dalam kesempatan ini KPU Sikka mengunjungi Pemilih Pemula di SMAN 1 Waigete melalui Kegiatan KPU Goes To School yang bertajuk “Pendidikan Pemilih dan Hak Pilih”. Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah 2 bidang Humas dan Sarpras, Abdon Don Weris, S.Pd. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua KPU Sikka Yohanes Krisostomus Feri yang memberikan Materi Tata Kelola Pemilu, juga Anggota KPU Sikka Herimanto yang membawakan materi tentang Manajemen Kepemiluan dan Penegakan Hukum Pemilu, serta Elsy Puspasari Kusuma Putri yang turut membawakan Materi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. kegiatan yang dimoderatori oleh Anggota KPU Sikka yang membidangi Divisi Sosialisasi, SDM dan Partisipasi Masyarakat Yuldensia Theresiana Hesty ini mendapatkan antusias yang cukup dari siswa-siswi SMAN 1 Waigete yang berjumlah 30 (tiga puluh) orang, hal itu ditunjukan dari beberapa siswa yang melontarkan pertanyaan ketika sesi diskusi dibuka. Pertanyaan yang mengemuka saat itu adalah terkait dengan syarat-syarat menjadi Pemilih dalam Pemilu maupun Pemilihan. Pada kesempatan ini juga KPU Sikka menyebarkan Formulir Tanggapan dan masukan terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan untuk dapat diisi oleh peserta manakala mengetahui adanya keluarga atau kenalan yang termasuk dalam kategori Pemilih yang meninggal dunia, pindah masuk/keluar, Pemilih Baru, Alih Status TNI/POLRI serta Kesalahan Data Pemilih. Diakhir kegiatan KPU Sikka memberikan penghargaan berupa Piagam kepada SMAN 1 Waigete atas partisipasinya dalam program Pendidikan Pemilih yang diselenggarakan, sedangkan piagam penghargaan untuk Siswa-Siswi yang mengikut Pendidikan Pemilih akan diserahkan kemudian. untuk diketahui juga bahwa Pendidikan Pemilih KPU Goes to School yang diselenggarakan ini tetap memperhatikan protokol Kesehatan covid 19 dimana Selain peserta diukur suhu tubuhnya dengan thermo gun, dan diberikan hand sanitizer, peserta juga harus mengenakan masker dan faceshield dan menempati tempat duduk dalam jarak sekitar 1 meter. (Hupmas/*) Maumere, Jumat (06/11), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka Kembali melakukan Pendidikan Pemilih kepada Pemilih Pemula. Dalam kesempatan ini KPU Sikka mengunjungi Pemilih Pemula di SMAN 1 Waigete melalui Kegiatan KPU Goes To School yang bertajuk “Pendidikan Pemilih dan Hak Pilih”. Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah 2 bidang Humas dan Sarpras, Abdon Don Weris, S.Pd. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua KPU Sikka Yohanes Krisostomus Feri yang memberikan Materi Tata Kelola Pemilu, juga Anggota KPU Sikka Herimanto yang membawakan materi tentang Manajemen Kepemiluan dan Penegakan Hukum Pemilu, serta Elsy Puspasari Kusuma Putri yang turut membawakan Materi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. kegiatan yang dimoderatori oleh Anggota KPU Sikka yang membidangi Divisi Sosialisasi, SDM dan Partisipasi Masyarakat Yuldensia Theresiana Hesty ini mendapatkan antusias yang cukup dari siswa-siswi SMAN 1 Waigete yang berjumlah 30 (tiga puluh) orang, hal itu ditunjukan dari beberapa siswa yang melontarkan pertanyaan ketika sesi diskusi dibuka. Pertanyaan yang mengemuka saat itu adalah terkait dengan syarat-syarat menjadi Pemilih dalam Pemilu maupun Pemilihan. Pada kesempatan ini juga KPU Sikka menyebarkan Formulir Tanggapan dan masukan terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan untuk dapat diisi oleh peserta manakala mengetahui adanya keluarga atau kenalan yang termasuk dalam kategori Pemilih yang meninggal dunia, pindah masuk/keluar, Pemilih Baru, Alih Status TNI/POLRI serta Kesalahan Data Pemilih. Diakhir kegiatan KPU Sikka memberikan penghargaan berupa Piagam kepada SMAN 1 Waigete atas partisipasinya dalam program Pendidikan Pemilih yang diselenggarakan, sedangkan piagam penghargaan untuk Siswa-Siswi yang mengikut Pendidikan Pemilih akan diserahkan kemudian. untuk diketahui juga bahwa Pendidikan Pemilih KPU Goes to School yang diselenggarakan ini tetap memperhatikan protokol Kesehatan covid 19 dimana Selain peserta diukur suhu tubuhnya dengan thermo gun, dan diberikan hand sanitizer, peserta juga harus mengenakan masker dan faceshield dan menempati tempat duduk dalam jarak sekitar 1 meter. (hupmas/*)

KPU Sikka Kunjungi IKIP Muhammadiyah

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id- KPU Sikka berkunjung ke kampus IKIP Muhammadyah Maumere, Jumat (23/10) lalu. Kunjungan tersebut dalam rangka memberikan pendidikan pemilih bagi para mahasiswa. Kegiatan yang bertajuk “KPU Goes To Campus” dengan tema “Pendidikan Pemilih dan Hak Pilih” ini dibuka secara resmi oleh Rektor IKIP Muhammadyah, H. Rodja Abdul Natsir, S.H, M.Pd. Dalam arahannya, Abdul Natsir meminta agar para mahasiswa mengikuti pemaparan yang diberikan oleh para pemateri dengan serius. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting bagi mahasiswa agar mengetahui hak dan kewajiban sebagai warga negara. Selain itu, materi ini juga merupakan bagian dari materi kuliah. “Karena itu, saya minta agar anak-anak sekalian mengikuti kegiatan ini dengan baik,” kata Abdul Natsir. Pemateri kegiatan ini selain para komisioner KPU Sikka, turut hadir juga Ketua Bawaslu Kabupaten Sikka, Harun Alrasyid, S.Pd, M.Pd dan dosen IKIP Muhammadyah, Khaidir, S.Ag, M.Pd.   Ketua KPU Sikka, Yohanes Krisostomus Feri memberikan materi tentang Tata Kelola Pemilu, Herimanto, SH memberikan materi tentang Sistem Pemilu di Indonesia dan Elsy Puspasari Kusuma Putri, SE memberikan materi tentang Data Pemilih. Sementara Ketua Bawaslu, Harun Alrasyid, S.Pd, M.Pd membawakan materi tentang pengawasan partisipatif serta akademisi dari IKIP Muhammadyah, Khaidir, S.Ag, M.Pd memaparkan materi “Mahasiswa Sebagai Agent of Change dalam Demokrasi”.  Kegiatan dengan moderator Yuldensia Theresiana Hesty, anggota KPU Sikka yang membidangi Divisi Sosialisasi, SDM dan Partisipasi Masyarakat ini diikuti oleh 30 mahasiswa dengan protokol kesehatan yang ketat. Selain diukur suhu tubuh dengan thermo gun, dan diberikan hand sanitizer, peserta juga harus mengenakan masker dan faceshield. Tempat duduk peserta juga diatur dalam jarak sekitar 1 meter. Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi. Pertanyaan yang mengemuka antara lain soal syarat pindah memilih dan maraknya penggunaan KTP dalam Pemilu kali lalu. Kegiatan diakhiri dengan Penyerahan Piagam Penghargaan kepada IKIP Muhammadiyah Maumere. Sementara piagam penghargaan untuk peserta akan dibagikan kemudian. Saat ini KPU Sikka sedang menjajaki kembali kegaitan serupa di Universitas Nusa Nipa Maumere yang semula dijadwalkan pada 2 Oktober 2020, tetapi batal dilaksanakan karena Kabupatenkan Sikka sedang dalam kondisi zona merah Covid-19. Selain ke kampus, KPU Sikka juga akan berkunjung ke sejumlah SMA/SMK di Kabuapaten Sikka. (hupmas/*)

KPU Sikka Tetapkan Daftar Pemilih Berkelanjutan Bulan Juli

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka, Kamis (30/7) pagi menggelar rapat pleno penetapan daftar pemilih berkelanjutan bulan Juli 2020. Kegiatan yang bertempat di Aula Kantor KPU Kabupten Sikka itu dihadiri  Bawaslu Kabupaten Sikka, utusan Partai Politik se-Kabupaten Sikka, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sikka, dan Kesbangpol Kabupaten Sikka, serta wakil dari unsur TNI dan Polri Kabupaten Sikka. Ketua KPU, Yohanes Krisostomus Feri pada pembukaan rapat pleno mengatakan, kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini mulai dilaksanakan sejak Maret 2020. “Kita sudah mulai kegiatan ini sejak Maret. Bawaslu ikut  dilibatkan sejak April dan bapak/ibu sekalian baru diundang saat ini. Hal itu karena sebelumnya ada ancaman pandemi Covid-19.  Kami baru diperintahkan untuk melibatkan para pemangku kepentingan saat ini,” paparnya.  Lebih lanjut, Feri mengatakan, kegiatan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan ini akan dilakukan secara rutin setiap bulan sampai tahapan Pemilu berikut dimulai atau ada perintah lain dari KPU RI. Dijelaskan, sumber yang dipakai untuk pemutakhiran data pemilih ini diharapkan berasal dari data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta partisipasi segenap elemen masyarakat lewat pengembalian formulir yang telah disebar KPU Sikka melalui media sosial. Feri menambahkan, data dasar yang dipakai adalah data DPTHP3 pada Pemilu 2019. Untuk bulan Juli ini, pemilih di Kabupaten Sikka tercatat sebanyak 200.480 atau meningkat sebanyak 2.657 dari DPTHP3 sebanyak 197.823 pemilih.  “Perkembangan data dari Maret sampai Juli memang agak terkendala. Tetapi untuk bulan depan dan seterusnya, diharapkan lebih baik menyusul kemudahan yang diperoleh setelah koordinasi dengan Dinas Dukcapil Kabupaten Sikka dan Bupati Sikka,” tambah Feri. (hupmas/*)

Sosialisasi Kelembagaan KPU Sikka gandeng PAPHA Maumere

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka Jumat (12/6) lalu melakukan sosialisasi kelembagaan yang dikemas dalam kegiatan Sosial Kemasyarakatan yang berlangsung di Pasar Alok Maumere. Pada kegiatan ini, dibagikan sejumlah kecil masker dan hand sanitizer kepada warga yang diperkirakan cukup rentan terpapar Covid 19. “Kegiatan yang menggandeng Perkumpulan Peduli Hak Anak (PAPHA) Flores ini, tidak sekedar untuk mengisi waktu karena sedang tidak menyelenggarakan tahapan Pemilu atau Pemilihan. Namun Kegiatan ini merupakan bagian dari Sosialisasi KPU Kabupaten Sikka secara kelembagaan dimana KPU tampil tidak hanya mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih saat Pemilu atau Pemilihan melainkan juga mengajak masyarakat untuk selalu menjaga pola hidup bersih dimasa pandemi virus corona dengan cara memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan hand sanitizer, serta menjaga jarak dengan orang lain,” kata Yuldensia  Th. Hesty, komisioner yang membidangi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas,dan SDM. Selain masker dan Hand sanitizer, juga dibagikan brosur dan leaflet yang isinya mengajak masyarakat melakukan pola hidup bersih maupun penjelasan memasuki cara hidup New Normal yang dicanangkan pemerintah secara nasional. Hesty  menjelaskan, KPU tidak hanya memiliki tugas dan fungsi sesuai dengan ketentuan UU No 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum sebagai Lembaga yang menyelenggarakan Pemilihan Umum, tetapi KPU juga diharapkan memiliki tanggung jawab terhadap kehidupan sosial masyarakat, salah satunya adalah kegiatan sosial pembagian Masker dan Hand sanitizer dalam memerangi Virus Corona. Dalam Menyingkapi Pandemi Covid 19 ini, Hesty meminta kepada seluruh pihak untuk bersama-sama memerangi virus Corona . diantaranya sebagi bentuk pendidikan kepada masyarakat sesuai dengan aturan dan protocol kesehatan ketika keluar rumah setiap orang wajib menggunakan Masker, dan membawa Hand Sanitizer dalam memutuskan mata rantai serta mampu terlindungi dari virus corona  Usai kegiatan tersebut, salah satu pengurus Perkumpulan Peduli Hak Anak Flores,  Titon Nikolaus Nau mengatakan,  pihaknya memberikan apresiasi kepada KPU Kabupaten Sikka yang bersinergi dengan PAPHA Maumere dalam upaya ikut mencegah penyebaran virus Corona di kota Maumere. Ia berharap,kerjasama seperti ini tetap terjalin dan bisa dilakukan kembali di masa depan. (hupmas/*)