Berita Terkini

KPU SIKKA KEMBALI RAIH PENGHARGAAN INFORMATIF DARI KIP NTT

Maumere--- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka kembali meraih penghargaan dengan predikat Informatif dalam penganugerahan oleh Komisi Informasi Pubik (KIP) Nusa Tenggara Timur (NTT) di Aula Fernandez Kantor Gubernur NTT,  Selasa, (9/12/25).  Penghargaan yang diberikan, diterima secara langsung oleh Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas SDM) KPU Sikka, Ignasius Irvanto C. Say.  Gubernur NTT melalui Asisten Umum Sekretrait Daerah (Setda), Samuel Halundaka dalam sambutan menegaskan, dibutuhkan upaya pembangunan yang komprehensif demi terwujudnya keterbukaan informasi publik. Ia berharap penganugerahan tersebut mendorong lembaga vertikal dan daerah untuk meningkatkan transparansi. “Prinsip adalah hak untuk mengetahui kecuali informasi yang dikecualikan sesuai dengan Undang-undang. Keterbukaan memungkinkan publik untuk menilai kinerja badan publik dan menyesuaikan perencanaan dan pekerjaan di lapangan,” Katanya. Sementara Ketua KIP NTT, Germanus Attawuwur menekankan pentingnya keterbukaan informasi sebagai bagian dari pengawasan implementasi reformasi birokrasi.  "Jadi keterbukaan informasi penting karena merupakan salah satu ciri negara demokrasi yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelenggara negara yang baik dan bersih" Katanya.  Untuk diketahui, sebelumnya KPU Kabupaten Sikka telah memperoleh predikat yang sama pada tahun 2021, 2022 dan 2023. (humaskpusikka*/)

KPU SIKKA GELAR BIMTEK PENGELOLAAN DAN PENYELAMATAN ARSIP

Maumere--- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka menggelar Bimbingan Teknis Pengelolaan dan Penyelamatan Arsip di Lingkungan KPU Kabupaten Sikka, Selasa (9/12/25). Ketua KPU Sikka, Herimanto dalam arahan pembukaan didampingi Anggota Harun Al Rasyid dan Yosef Fredianus B. Gapo serta Plt. Sekretaris KPU Sikka, Samuel Desryanto Sing di Aula KPU Sikka menekankan pentingnya pengelolaan dan peneyelamatan arsip sebagai bagian dari pertanggungjawaban publik.  “Ini bagian dari pertanggungjawaban publik dan juga sebagai bukti hukum dan administratif atas seluruh proses demokrasi yang telah dilaksanakan. Selain itu sebagai dokumen kolektif dan bukti sejarah yang harus dijaga keaslinya untuk generasi yang akan datang”, Katanya. Lebih lanjut dijelaskan, bimtek ini untuk menyamakan presepsi dan meningkatkan kemampuan pengelolaan kearsipan serta kesiapan dalam memperlancar tahapan Pemilu/Pemilihan yang akan datang.  Sementara Kepala Sub Bagian (Kasubag) Keungan umum dan Logistik (KUL) KPU Sikka, Mega Suryati Azhar dalam laporan panitia menyampaikan tujuan kegiatan ini yakni meningkatkan kompetensi SDM kearsipan, menyamakan pemahaman regulasi, mengoptimalkan sistem pengelolaan (termasuk digitalisasi). Kemudian menjamin keamanan dan keutuhan informasi, serta memastikan arsip terjaga, terselamatkan dan mudah diakses untuk mendukung pengambilan keputusan dan memori organisasi. Kegiatan dilanjutkan penyampaikan materi oleh Plt. Kepala Bidang Pengelolaan Arsip Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Stadio, S.E dan Arsiparis Trampil, Wiwin Anggriani Sofia, A.Md.  Hadir sebagai peserta kegiatan, Kasubag Perencanaan, data dan Informasi, Cornelius Mauritius M, Kasubag Teknis Penyelenggaraan Hukum dan Pengawasan, Simon Doni Tukan dan seluruh staf Sekretariat. (humaskpusikka*/)

Desember 2025, KPU Sikka tetapkan Daftar Pemilih Berkelanjutan sebanyak 254.828

Maumere--- Sampai Desember 2025, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka menetapkan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) sebanyak 254.828 pemilih yang terdiri dari 120.514 laki-laki dan 134.314 perempuan, angka tersebut ditetapkan dalam rapat pleno rekapitulasi DPB yang digelar di Aula KPU Kabupaten Sikka, pada Senin, 08 Desember 2025. Dalam Rapat Pleno yang dipimpin Ketua KPU Sikka, Herimanto ini, hasil rekapitulasi DPB dibacakan secara bergantian oleh Ketua Divisi Program Data dan Informasi, La Hajimu dan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Harun Al Rasyid.  Dari hasil rekapitulasi, Herimanto menjelaskan bahwa Jumlah pemilih Triwulan IV mengalami penambahan sebanyak 2.289 pemilih,  "Angka 2.289 ini diperoleh dari jumlah dari DPB Triwulan III sebanyak 252.539 pemilih ditambahkan pemilih baru 4.563 dan dikurangi pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 2.272 pemilih" jelasnya. Lebih lanjut Ia menyampaikan hasil tindak lanjut atas Saran Perbaikan Bawaslu Kabupaten Sikka melalui surat nomor 148/PM.00.02/K.NT-15/12/2025 yang terdiri dari pemilih kategori meninggal dunia 61 pemilih, pindah keluar 56 pemilih dan pemilih baru, 6 pemilih.  Berikut Rincian DPB per kecamatan, yakni Kecamatan Paga 12.874, Mego 10.467, Lela 9.334, Nita 18.064, Alok 24.374, Palue 8.099, Nelle 4.936, Talibura 18.519, Waigete 19.426, Kewapante 11.519, Bola 8.523, Magepanda 10.383, Waiblama 6.410, Alok Barat 17.414, Alok Timur 25.377, Koting 5.275, Tanawawo 7.176, Hewokloang 7.287, Kangae 14.608, Doreng 9.202 dan Mapitara 5.561 Hadir dalam kegiatan ini, Anggota KPU Sikka Yosef Fredianus Boy Gapo dan Plt. Sekretaris, Samuel Desryanto Sing, beserta jajaran Sekretariat KPU Sikka, Bawaslu Kabupaten Sikka Muhajir Latif bersama Korsek, Yustinus Darmoyuwono Moat Badar, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sikka, Pieter L. Hege, Polres Sikka Laurensius Laka, Lanal Maumere Yudi, dan Rutan Maumere Milson D. Adu. (humaskpusikka*/)

KPU Sikka Gelar Simulasi Pemungutan Suara Bersama SMK Yohanes XXIII Maumere

Maumere--- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara melalui Program KPU Mengajar yang diikuti oleh siswa SMK Yohanes XXIII Maumere, Kamis (20/11).  Kegiatan berlangsung di Aula Kantor KPU Kabupaten Sikka dan menjadi bagian dari upaya KPU untuk meningkatkan pendidikan pemilih bagi generasi muda. Dalam kegiatan ini, materi disampaikan langsung oleh Harun Al Rasyid, selaku Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Sikka.  Harun memberikan penjelasan mengenai tahapan pemungutan suara, tata cara pencoblosan yang benar, pengenalan surat suara, peran KPPS, hingga prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam proses penghitungan suara. Mantan Ketua Bawaslu Sikka ini menekankan pentingnya pemahaman sejak dini mengenai proses pemilu.  “Generasi muda harus memahami bahwa pemilu adalah fondasi demokrasi. Semakin dini mereka mengenal prosesnya, semakin baik kualitas partisipasi mereka kelak,” ujarnya. Turut hadir dalam kegiatan, Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum KPU Kabupaten Sikka, Simon Doni Tukan dan Para Staf sekretariat yang berperan sebagai petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).  Simulasi ini memberikan pemahaman kepada siswa tentang proses pendaftaran dan pemeriksaan daftar hadir, Penerimaan surat suara oleh Pemilih, Pencoblosan di bilik suara, dan Pemasukan surat suara ke dalam kotak suara Tampak Para siswa terlibat aktif, baik sebagai Pemilih maupun sebagai petugas simulasi. Antusiasme terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul selama kegiatan. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi pemilih pemula tentang prosedur dan pentingnya Pemilu, Menanamkan kesadaran demokrasi sejak usia sekolah, meningkatkan literasi kepemiluan di Kabupaten Sikka, dan mempersiapkan generasi muda menjadi pemilih cerdas dan bertanggung jawab Kegiatan simulasi pemungutan suara dalam Program KPU Mengajar ini berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari peserta maupun pihak sekolah. KPU Kabupaten Sikka berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa di sekolah-sekolah lain guna memperkuat pendidikan pemilih dan meningkatkan kualitas demokrasi di daerah. (humaskpusikka*/)  

KPU SIKKA SERAHKAN ARSIP STATIS PEMILU TAHUN 2024 KEPADA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN

Maumere – KPU Kabupaten Sikka menyerahkan arsip Statis Pemilu dan Pilkada Tahun 2024 kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sikka, Kamis 13 November 2025. Arsip yang diserahkan meliputi Formulir Model C. Hasil Salinan Pemilu Anggota DPRD Kabupaten Sikka dan Formulir Model C. Hasil Salinan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sikka Tahun 2024. Langkah ini sebagai salah satu wujud KPU Sikka dalam menjaga transparansi penyelenggaraan demokrasi dan pelestarian sejarah demokrasi di Kabupaten Sikka, karena Dokumen-dokumen tersebut merupakan bagian dari arsip statis yang memiliki nilai sejarah dan menjadi bukti autentik penyelenggaraan pesta demokrasi di Kabupaten Sikka. Acara penyerahan dilakukan oleh Plt. Sekretaris KPU Kabupaten Sikka, Semuel Desryanto Sing dan diterima langsung Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sikka, Lukas Lawe, S.Sos, yang didahului dengan penandatanganan Berita Acara oleh kedua belah pihak. Semuel dalam pengantarnya menyampaikan terima kasih atas kesediaan Dinas Kearsipan menerima penyerahan dokumen tersebut untuk disimpan dan dikelola sesuai ketentuan yang berlaku. “Dokumen ini juga kami sebut dokumen “mahkota”, karena suara rakyat pertama kali dituliskan disitu, kemudian berproses direkap secara berjenjang sampai berakhir dengan kesimpulan terpilihnya 35 anggota DPRD serta Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sikka”, tambahnya. Sementara itu Lukas Lawe dalam kesempatannya menyampaikan apresiasi karena KPU Sikka telah berinisiatif menyelamatkan arsip statis Pemilu dengan menyerahkan kepada pihak yang tepat, mantan Kepala BKD itu juga berharap melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Sikka dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sikka memperkuat sinergi dalam pelestarian arsip, sebagai upaya menjaga jejak sejarah demokrasi dan mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Turut Hadir sejumlah staf Sub Bagian Keuangan, Umum, dan Logistik KPU Kabupaten Sikka, serta Pejabat dan Staf Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Sikka. (humaskpusikka*/)

KPU Sikka - SMAN 1 Maumere Jalin Kerjasama Program Pendidikan Pemilih

Maumere--- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka bersama Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Maumere menandatangani Perjanjian Kerjasama Program Pendidikan Pemilih "KPU Mengajar".  Penandatangan yang dilakukan Ketua KPU Kabupaten Sikka Herimanto, dan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Maumere Johanes Jonas Teta saat Apel Peringatan Hari Pahlawan di Lapangan Apel SMA Negeri 1 Maumere, Senin (10/11/25).  Herimanto dalam amanat pembina apel menekankan pentingnya menjiwai nilai-nilai kepahwalanan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari komitmen pembangunan demokrasi di kabupaten Sikka.  “Kita perlu menjiwai dan mempraktekan nilai-nilai kepahlawanan dengan bekerja keras, disiplin, rela berkorban, kerja sama, komitmen, kepemimpinan dan tanggung jawab”, katanya.  Dihadapan peserta didik, Alumni SMA Negeri 1 Maumere berpesan, dalam proses belajar tentu juga membutuhkan campur tangan pihak lain sebagai upaya membangun soft skill dan hard skill.  “Soft skill menekankan generasi muda mempunyai kemampuan membangun relasi, membangun komunikasi yang baik, membangun kepemipimpinan diri yang baik, memecahkan masalah sebagai kunci untuk menjamin masa depan. Selain soft skill juga perlu adanya hard skill untuk menguasai kemampuan teknis” jelasnya.  Untuk diketahui tujuan penandatangan Perjanjian Kerjasama yakni pertama, meningkatkan kualitas Pemilih Pemula yang memiliki pemahaman terkait proses Pemilu dan demokrasi yang baik. Kedua, menumbuhkan peran aktif Pemilih Pemula dan memperkuat kesadaran tentang pentingnya penggunaan hak suara dalam Pemilu dan Pemilihan khususnya di kalangan pelajar.  Ketiga, meningkatkan Kualitas Partisipasi Pemilih Pemula.  Keempat, turut menyukseskan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), karena   dapat membentuk nilai dan kesadaran akan peran, hak, kewajiban dan tanggung jawab Pemilih dalam berdemokrasi yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.  Hadir dalam kegiatan, Anggota KPU Sikka, Ignasius Irvanto C. Say, Para Wakil Kepala Sekolah dan Guru-Guru SMA Negeri 1 Maumere beserta ribuan peserta didik kelas X, XI dan XII. (humaskpusikka*/)