Berita Terkini

JELANG PEMILU 2024, KPU SIKKA GELAR SIMULASI TPS RILL

Maumere-- Agar pelaksanaan Pemungutan, Penghitungan dan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara serta Penggunaan Aplikasi Sirekap dalam Pemilu Tahun 2024 dapat berjalan dengan baik di Tempat Pemungutan Suara berdasarkan prinsip transparan dan dapat dipertanggung jawabkan, maka KPU Kabupaten Sikka menggelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Penggunaan Sirekap dalam Pemilu 2024 bersama Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat Kabupaten Sikka, Rabu (27/12). Membuka kegiatan Simulasi ini, Jupri selaku Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan menyampaikan Simulasi ini sebagai bentuk pembelajaran yang memiliki nilai manfaat baik untuk kita semua, terutama bagi Panitia Penyelenggara Pemilu di tingkat TPS. ”Semoga simulasi pemungutan dan penghitungan suara ini dapat diikuti dengan baik, terutama bagi anggota PPS dari 34 desa pemekaran di wilayah Kabupaten Sikka dapat mengambil nilai manfaat dan pengalaman dari teman-teman PPS lainnya yang sudah pernah terlibat menjadi Penyelenggara di Pemilu sebelumnya” Kata Jupri. Bertempat di Halaman Kantor KPU Sikka, Simulasi dilakukan dengan melibatkan Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk bermain peran menjadi Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sejumlah 7 (tujuh) orang pada tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). Simulasi dilakukan seperti situasi rill pelaksanaan Pemungutan suara di TPS pada H Pemilu.  Selain itu, Peserta Anggota PPS lain yang turut hadir berperan sebagai Pemilih dan juga Petugas Ketertiban TPS serta yang lainnya berperan menjadi Pemantau Pemilu. Dalam perjalanan simulasi juga dibuat beberapa studi kasus tertentu sehingga dapat langsung bersama dicari solusinya dan dipraktikan. Ini sebagai bentuk antisipasi ketika nanti ditemui kendala yang sama saat Hari H pemungutan suara 14 Februari 2024 oleh Penyelenggara Pemilu. Pelaksanaan Simulasi dilakukan mulai dari pemungutan hingga rekapitulasi hasil penghitungan suara dan berlanjut dengan penggunaan dan Pengisian Sirekap mobile untuk penyampaian formulir Model C-Hasil oleh KPPS.   

Jelang Perekrutan KPPS KPU Sikka Gelar Rakoor Dengan PPK dan PPS

Maumere-- Pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS sangat vital mengingat menjadi wajah dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada hari pemungutan suara.  Tanggungjawab dari KPU adalah memastikan ketersediaan kebutuhan KPPS melalui perangkat kelembagaannya yang layak untuk bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan.  KPU mempertimbangkan untuk melakukan proses seleksi dan rekrutmen KPPS lebih dini (akhir tahun 2023) sebelum akan dilantik pada Januari 2024 mendatang.  Berdasarkan isu diatas maka KPU Sikka melakukan Rapat Koordinasi yang digelar di Maumere Sabtu, (9/12/2023).  Rakoor melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang menangani langsung rekrutmen KPPS, sehingga dapat dibangun pola pikir yang sama dalam pemahaman mekanisme, tata cara aturan pembentukan KPPS sebagaimana diatur dalam Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2022. Beberapa hal yang dibahas antara lain Isu masalah Kesehatan perlu menjadi perhatian, mengingat Pemilu 2019 terdapat korban jiwa yang cukup tinggi sehingga membutuhkan dukungan pemerintah dalam pemberian fasilitasi Kesehatan dan pemeriksaan Kesehatan bagi KPPS. Selain itu KPU juga telah melakukan kesepahaman Bersama dengan BPJS Kesehatan untuk melakukan screening awal Riwayat Kesehatan dan juga pendaftaran program jaminan Kesehatan nasional untuk badan KPPS. (humaskpusikka/)

Samakan Pemahaman, KPU Sikka Gelar Rakor Kampanye

Maumere-- Guna menyamakan pemahaman tentang Kampanye dan Dana Kampanye, KPU Kabupaten Sikka menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Aula Kherubim Maumere, Rabu (22/11/2023). Ketua KPU Sikka, Yohanes Krisostomus Feri, dalam sambutannya ketika membuka Rakor mengatakan, saat ini pelaksanaan Pemilu akan memasuki tahapan ke 7 (tujuh) yaitu Kampanye. “Kita sudah menjalankan 6 (enam) tahapan dan sebentar lagi kita akan memasuki tahapan ke 7 (tujuh). Hari H Pemilu pun semakin dekat. Jika dihitung dari hari ini maka waktu yang tersisa sebanyak 83 hari,” katanya. Rakor ini, kata Feri, sangat penting bagi semua pihak terkait, sehingga pelaksanaan kampanye dan pelaporan dana kampanye dapat berjalan dengan baik. “Saya yakin semua pemangku kepentingan sudah membaca PKPU No. 15/2023 dan PKPU No. 18/2023. Rakor ini untuk memastikan sejumlah hal teknis yang perlu kita persiapkan dan menyamakan pemahaman kita tentang kampanye dan dana kampanye,” tandasnya seraya menambahkan, tahapan Kampanye ini akan berlangsung selama 75 hari, terhitung dari tanggal 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024. Pada kesempatan ini, Pemangku Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Sikka, Theresiana Yuldensia Hesty menyampaikan materi tentang kampanye berdasarkan PKPU 15/2023 dan Perubahannya PKPU No. 20/2023. Sementara itu, Pemangku Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Sikka, Jufri membawakan materi tentang Dana Kampanye. Selain itu, hadir pula anggota Bawaslu Sikka, Ariski yang menyampaikan materi tentang pengawasan kampanye, Kasat Intel Polres Sikka menyajikan materi tentang prosedur pengajuan STTP dan Kasi Intel Kerjari Maumere, menyampaikan gambaran tentang peran dan fungsi Kejaksaan dalam Pemilu, khususnya tahap kampanye. Sedangkan Kepala Badan Kesbangpol, Silvester Saka menyampaikan materi tentang peran Pemerintah Daerah dalam tahap Kampanye, khususnya lokasi pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK). (humaskpusikka/*)

Semarakkan Hari Sumpah Pemuda, KPU Sikka Gelar Nobar Film “Kejarlah Janji” Bersama Mahasiswa UNIMOF

Maumere-- Memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada hari Sabtu (28/10) lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) menggelar kegiatan nonton bareng (Nobar) Film “Kejarlah Janji”. Kegiatan yang berlangsung di Aula Unimof ini diikuti oleh ratusan mahasiswa dari Fakultas Pendidikan Matematika dan IPA serta Fakultas Pendidikan Sosial dan Humaniora. Plh. Ketua KPU Sikka, Herimanto saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan nobar ini untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang Pemilu serta meningkatkan partisipasi Pemilih Muda pada hari H Pemilu Serentak tahun 2024. “Hari ini bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, semua KPU Kabupaten/Kota se Indonesia melakukan kegiatan serupa yaitu menggelar nobar film Kejarlah Janji. Ini juga sebagai upaya KPU untuk meningkatkan partisipasi pemilih muda karena termasuk dalam kelompok milenial inilah yang akan mendominasi 50 % lebih dari total jumlah pemilih pada Pemilu Tahun 2024,” kata Herimanto. Ia juga berharap agar kegiatan yang digelar bertepatan dengan peringatan sumpah pemuda ini dapat meningkatkan semangat juang mahasiswa dalam melanjutkan peradaban bangsa dengan berpartisipasi aktif dalam Pemilu Serentak 2024 mendatang yang merupakan agenda kenegaraan,”ujarnya. Kepala Bagian Humas dan Keprotokoleran Rektorat, Yanto yang mewakili Pimpinan Unimof dalam sambutannya mengatakan, pihaknya memberi apresiasi kepada KPU atas kegiatan pendidikan pemilih yang bertajuk nobar ini. Karena itu itu ia meminta kepada seluruh mahasiswa agar mengikuti kegiatan dengan baik.  “Mahasiswa semua diharap mengikuti kegiatan dengan serius. Semoga nonton bareng film Kejarlah Janji ini menjadikan mahasiswa semua sebagai pemuda yang peduli terhadap nasib demokrasi bangsa sehingga bisa menyalurkan suara karena kalian sebagai pemilih muda yang akan menjadi penentu arah pembangunan bangsa Indonesia," ujar Yanto. Ia juga mengingatkan seluruh mahasiswa menyerap materi nilai-nilai demokrasi ataupun pesan moril yang disampaikan dalam film ini sehingga nantinya dapat berperan aktif dalam menyukseskan Pemilu, termasuk dalam hal sosialisasi dan pendidikan Pemilih dikalangan mahasiswa, keluarga dan masyarakat tempat beraktivitasnya. Kegiatan nobar film ini juga dihadiri oleh 2 anggota KPU Sikka, masing-masing Elsy Puspasari Kusuma Putri pengampu Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, dan Yuldensia Theresiana Hesty pengampu Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM. Selain itu, hadir Sekretaris KPU Sikka, Elwis da Rato, Kasubbag Teknis dan Hubmas, Simon Doni Tukan serta sejumlah staf. Diakhir acara, Yuldensia Hesty menggunakan waktu berdialog dengan para mahasiswa seputar pesan yang disampaikan dalam film karya Garin Nugroho tersebut, sementara Elsy menyampaikan sejumlah hal penting terkait data pemilih pemilu tahun 2024. (humaskpusikka/*)

Nobar Film “Kejarlah Janji” dengan Siswa Seminari KPU Sikka Lakukan Pendidikan Pemilih

Maumere -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka menggelar Pendidikan Pemilih melalui kegiatan Nobar (Nonton Bareng) film “Kejarlah Mimpi” dengan para siswa SMA Seminari Maria Bunda Segala Bangsa pada peringatan Hari Santri, Minggu (22/10/2023) pagi. Ketua KPU Sikka, Yohanes Krisostomus Feri saat membuka kegiatan tersebut mengatakan,  kegiatan nobar ini untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang Pemilu bagi pemilih pemula menjelang pelaksanaan Pemilu Serentak tahun 2024. “Hari ini di seluruh Indonesia, bertepatan dengan Hari Santri, semua KPU Kabupaten/Kota melakukan kegiatan serupa yaitu menggelar nobar film “Kejarlah Janji”.  Karena kita di Kabupaten Sikka belum ada Pesantren, maka kami memilih berkunjung ke Seminari ini. Inti kegiatan ini adalah sosialisasi dan Pendidikan tentang kepemiluan, juga tentang pentingnya menggunakan hak untuk berpartisipasi dalam Pemilu,” kata Feri seraya bertanya kepada para siswa apakah sudah terdaftar sebagai pemilih. Ia menjelaskan, Pemilu Serentak tahun 2024 akan dilaksanakan pada hari Rabu, 14 Februari 2024. “Pada hari pemungutan nanti kita akan mendapat 5 jenis surat suara, yaitu Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota,” ujarnya. Untuk diketahui, SMA Seminari Maria Bunda Segala Bangsa adalah sebuah Lembaga Pendidikan yang mempersiapkan para siswa untuk selanjutnya meneruskan Pendidikan sebagai calon imam atau pastor Katolik. Kepala Asrama Seminari, Pastor Romy Kedong, O. Carm yang mewakili Pimpinan SMA Seminari Maria Bunda Segala Bangsa dalam sambutannya mengatakan, pihaknya memberi apresiasi atas kegiatan nobar ini. Karena itu, ia meminta para siswa mengikuti kegiatan dengan baik.   “Anak-anak didik harap mengikuti kegiatan dengan serius. Semoga nonton bareng film Kejarlah Janji ini menjadikan  anak-anak semua sebagai pemuda yang peduli terhadap nasib demokrasi bangsa ini serta bisa berperan aktif dalam menyukseskan Pemilu Tahun 2024," ujar Pastor Romy. Ia juga mengingatkan agar siswa didiknya menyerap materi nilai-nilai demokrasi ataupun pesan moril yang disampaikan dalam film ini sehingga nanti dapat diimplementasikan di sekolah maupun dalam kehidupan sosial sehari-hari. Turut hadir dalam kegiatan nobar, 2 anggota KPU Sikka, masing-masing Elsy Puspasari Kusuma Putri pengampu Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, dan Yuldensia Theresiana Hesty pengampu Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM. Selain itu, hadir Sekretaris KPU Sikka, Elwis da Rato dan 3 orang Kasubbag serta sejumlah staf. Usai nobar, pengampu Divisi Sosdiklih, Hesty menggunakan waktu untuk berdialog dengan para siswa seputar pesan yang disampaikan dalam film karya Garin Nugroho tersebut. Sementara Elsy menyampaikan sejumlah hal penting terkait data pemilih. (humaskpusikka/*)  

Percepat Rekam KTP-El, KPU Sikka Rakor dengan Dinas Dukcapil

Maumere-- Untuk mempercepat perekaman KTP-El, KPU Kabupaten Sikka menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sikka, Rabu (18/10/23). Rakor yang dipimpin Ketua KPU Sikka, Yohanes Krisostomus Feri ini dihadiri 4 Komisioner lain yakni Elsy Puspasari Kusuma Putri, Jufri, Herimanto dan Yuldensia Theresiana Hesty. Turut hadir Sekretaris KPU Sikka, Elwis da Rato, Kasubbag Rendatin, Cornelius Mauritius dan Kasubbag Teknis, Simon Doni Tukan. Sementara dari Dinas Dikcapil hadir PLT Kadis Dukcapil, Akulinus dan Kabid PIAK, Pieter Liman Hege. Saat membuka Rakor, Feri mengatakan, progres perekaman KTP-El di Kabupaten Sikka pasca penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada bulan Juni lalu sudah cukup baik. “Bulan Juni lalu, pemilih non KTP-El kita sebanyak 19.949 orang. Sampai September telah direkam sebanyak 7.972 orang. Jadi, masih tersisa sebanyak 11.977 orang.  Jumlah ini masih cukup tinggi, sementara waktu tersisa menuju hari H tinggal 118 hari,” Feri. PLT Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Sikka, Akulinus mengatakan, pihaknya telah berupaya keras untuk melakukan perekaman. “Kita sudah berusaha tetapi masih ada kendala yang harus diatasi Bersama. Tingkat kehadiran pemilih non KTP-El masih kurang saat kita turun ke desa atau ke sekolah. Mungkin kita perlu Rakor lagi dengan para Camat dan melibatkan juga PPK, sehingga progres perekaman ini semakin baik,” katanya. Akulinus menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan data by name dan by addres semua pemilih non KTP-El per Kecamatan dan desa. “Kita perlu bergerak bersama untuk mempercepat proses perekaman ini. Semoga sebelum hari H urusan perekaman ini sudah beres,” ujarnya. Selain itu, lanjut Akulinus, dalam proses perekaman ini ada kendala teknis yang ditemui di beberapa desa seperti jaringan internet yang tidak stabil atau bahkan tidak ada sinyal. Begitu juga listrik. Aliran arus listrik tidak stabil dan ada desa yang belum ada listrik. Sementara untuk blangko KTP-EL, Akulinus mengatakan, Dukcapil Sikka masih kekurangan sekitar 33.000 blangko. Ia merincikan, 11.000 blangko diperuntukan bagi pemilih non KTP-El dan sekitar 23.000 untuk mengganti KTP-El bagi warga di 34 desa baru. Dalam Rakor ini disepakati untuk menggelar lagi Rakor dengan para Camat dan meminta PPK dan PPS untuk aktif berkoordinasi dengan para Camat dan Kepala Desa/Lurah. (humaskpusikka/*)