Berita Terkini

Hingga April 2022, Pemilih Kabupaten Sikka menjadi 206.612

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id-- Hingga bulan April 2022, jumlah pemilih di Kabupaten Sikka menjadi 206.612 pemilih. Sementara bulan Maret tercatat sebanyak  206.425 pemilih. Dengan demikian ada penambahan pemilih baru sebanyak 187 pemilih. Data ini diperoleh dari Rapat Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang dilaksanakan KPU Kabupaten Sikka, Rabu (27/4/2022). Rapat Rekapitulasi yang dilaksanakan secara internal ini dipimpin Ketua KPU Sikka, Yohanes Krisostomus Feri dan dihadiri 4 komisioner lain, masing-masing Elsy Puspasari Kusuma Putri,  Jufri, Yuldensia Hesty,  dan Herimanto. Selain itu, hadir pula Sekretaris KPU Sikka, Elwis da Rato dan para Kasubag. Feri menjelaskan, penambahan sebanyak 187 pemilih itu berasal jumlah pemilih baru sebanyak 219 dikurangi jumlah pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 32 pemilih. “Pemilih baru sebanyak 219 itu terdiri dari pemilih pemula sebanyak 217 dan pemilih pindah masuk sebanyak 2 orang. Sementara pemilih TMS sebanyak 32 orang itu berasal dari pemilih pindah keluar  sebanyak 2 orang, pemilih yang meninggal dunia sebanyak 29 orang dan pemilih alih status (menjadi anggota Polri) sebanyak 1 orang”, katanya. Ketua Divisi Program, Data dan Informasi, Elsy Puspasari Kusuma Putri menjelaskan, sumber data yang digunakan untuk Pemutakhiran Berkelanjutan bulan April ini berasal dari pencermatan Bawaslu Kabupaten Sikka, tanggapan masyarakat dan penelusuran KPU Sikka ke desa/kelurahan dan Kecamatan. (hupmas/*)

Perlu Tingkatkan Kualitas Pengelolaan SPIP

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id-- Seluruh Satker KPU Kabupaten/Kota di Provinsi NTT diminta untuk terus meningkatkan kualitas dan efektifitas pengelolaan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Hal ini sangat penting  demi terwujudnya peningkatan kinerja, transparansi, keandalan pelaporan keuangan, akuntabilitas kinerja, pengamanan asset negara serta ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan. Permintaan itu disampaikan auditor Inspektorat KPU RI ketika memaparkan materi pada Rapat Evaluasi SPIP yang digelar KPU NTT secara daring, Kamis (7/4/2022), yang diikuti 22 KPU Kabupaten/Kota lain. KPU Sikka diwakili oleh Sekretaris, Aloysius Elwis da Rato, Kasubag Hukum dan Sumber Daya Manusia, Simon Doni Tukan dan Operator SPIP, Jessy MM Peni Hayon. Auditor Muda Inspektorat KPU RI, Doddy Eka mengatakan, KPU NTT (dan KPU Kabupaten/Kota di NTT) masih berada di posisi 28 dari 34 KPU Provinsi. Posisi ini, katanya, perlu diperbaiki dengan meningkatkan kinerja, transparansi dan akuntabilitas. Sementara auditor muda yang lain, Putri Indah memberi penjelasan tentang petunjuk teknis pengisian kertas kerja dan masukan terhadap laporan SPIP yang perlu dilengkapi dengan bukti pendukung. Kegiatan Rapat Evaluasi SPIP ini dibuka oleh Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU NTT, Jefry Galla. Dia mengatakan, kegiatan evaluasi ini untuk menyamakan persepsi terhadap proses pengelolaan SPIP. “Ini menjadi penting karena seluruh proses kerja kita terangkum dan keluar dalam laporan SPIP”, kata Jefry. (hupmas/*)

Internalisasi Penggunaan SIREKAP Pemilu 2024

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id-- Divisi Teknis Penyelenggaraan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka melakukan internalisasi penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) pada Pemilu dan Pemilihan 2024. Kegiatan tersebut digelar sebagai salah satu agenda dalam Rapat Pleno Rutin, Senin (4/4/2022). Materi internalisasi Sirekap dipaparkan oleh Kepala Sub Bagian Teknis Penyelenggara Pemilu, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, Semuel Desryanto Sing. Pada awal pemaparannya ia menyampaikan tujuan intenalisasi ini agar semua personil di KPU Sikka mendapat  gambaran awal tentang Sirekap. “KPU Sikka belum pernah mengalami secara langsung penggunaan Sirekap, oleh karena itu internalisasi ini penting dilakukan agar kita sebagai penyelenggara Pemilu mempunyai gambaran tentang penggunaan Sirekap pada Pemilu dan Pemilihan”, jelasnya. Ia menambahkan, Sirekap ada 2 (dua) jenis yaitu Sirekap Mobile yang digunakan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Sirekap Web yang digunakan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan KPU. “Sirekap Mobile digunakan oleh KPPS pada hari H Pemilu yaitu dengan cara melakukan pengambilan foto formulir Model C Hasil yang telah terisi hasil pemungutan dan penghitungan suara di TPS, dengan Handphone KPPS yang sudah terinstal Aplikasi Sirekap, kemudian mengirimnya menggunakan jaringan internet, hasil kiriman itu akan terbaca saat itu juga di website publikasi Info Pemilu KPU yang dapat diakses publik, sehingga masyarakat dapat mengetahui hasil Pemilu di TPS secara cepat”, jelas Semuel. Ketua Divisi Teknis Penyelenggara KPU Sikka, Jupri, menambahkan bahwa Sirekap akan mempermudah tugas KPPS pada proses menyalin Model C Hasil untuk diberikan kepada Saksi dan Pengawas. “Proses salin model C pada Pemilu 2019 memakan waktu dan tenaga yang banyak, menyebabkan Anggota KPPS sangat lelah, bahkan memakan korban, sehingga penggunaan Sirekap akan sangat mempermudah, karena salinan itu nanti dapat diberikan secara digital kepada Saksi dan Pengawas”, jelasnya. Untuk diketahui kegiatan internalisasi ini dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut  sosialisasi penggunaan Sirekap oleh KPU RI yang diselenggarakan secara daring, Rabu (30/03/2022). (hupmas/*)  

Triwulan I 2022, Pemilih Sikka Sebanyak 206.425

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id-- Sampai Triwulan I 2022, jumlah pemilih di Sikka  tercatat sebanyak 206.425 atau bertambah 362 pemilih baru bila dibanding data Triwulan IV tahun 2021 yang tercatat sebanyak 206.063 pemilih. Demikian hasil rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang dibacakan dalam Rapat Koordinasi PDPB Triwulan I tahun 2022 yang diselenggarakan KPU Sikka, Kamis (31/3/2022). Rapat Koordinasi yang dipimpin Ketua KPU Sikka, Yohanes Krisostomus Feri ini, dihadiri semua komisioner KPU Sikka, Ketua Bawaslu Sikka bersama 2 anggotanya, utusan Polres Sikka, utusan Lanal Maumere, Dukcapil Sikka, Kesbangpol Sikka dan utusan Partai Politik Sikka. Pada Rakor tersebut, hasil rekap dibacakan secara bergantian oleh Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Elsy Puspasari Kusuma Putri dan Wakil Ketua Divisi, Yuldensia Theresiana Hesty. Feri menjelaskan, pertambahan sebanyak 362 pemilih berasal dari penjumlahan pemilih baru sebanyak 349 dan pemilih pindah masuk sebanyak 53 pemilih dikurangi jumlah pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) yang terdiri dari pemilih pindah keluar 2 orang, meninggal dunia 37 dan alih status menjadi TNI/Polri 1 orang. Lebih jauh Feri mengatakan, akumulasi pertambahan pemilih baru sejak dilaksanakan PDPB mulai Maret 2020 hingga Triwulan I 2022 tercatat sebanyak 8.602 pemilih. “Angka ini diperoleh dari jumlah pemilih berdasarkan rekap Triwulan I 2022 sebanyak 206.425 dikurangi DPT Pemilu 2019 sebanyak 197.823,” katanya. Sumber data untuk PDPB Triwulan I 2022 ini berasal dari Dispenduk Kabupaten Sikka, tanggapan masyarakat dan hasil penelusuran ke Desa/Kelurahan dan Kecamatan di Kabupaten Sikka. (hupmas/*)

KPU Sikka Hadiri Rakor Bahas RKB Pemilihan 2024

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id-- KPU Kabupaten Sikka menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pencermatan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKB) Pemilihan Serentak Tahun 2024 yang digelar KPU Provinsi NTT secara daring Selasa (22/03/22). Rakor ini merupakan pertemuan ketiga untuk mematangkan ketersediaan dan sharing anggaran antara Provinsi dan 22 Kabupaten/Kota di NTT. Rakor yang dipimpin Ketua KPU NTT, Thomas Dohu ini, dihadiri 3 komisioner KPU NTT masing-masing, Yosafat Koli, Jeffry A. Galla, dan Lodowyk Fredrik serta Kabag Keuangan, Umum dan Logistik KPU NTT, Simon A. Lau, Kabag Perencanaan, Data dan Informasi Agustinus YO Paon, dan Kasubbag Perencanaan, Lusia ADP Hekopung. Pada Rakor tersebut, semua KPU Kabupaten/Kota diminta menyampaikan hasil pencermatan terhadap sharing anggaran yang sudah disepakati dalam rakor sebelumnya. Ada 8 (delapan) item anggaran yang disepakati menjadi item sharing dalam RKB Pemilihan di tingkat Kabupaten/Kota. Ketua KPU Sikka, Yohanes Krisostomus Feri memaparkan, KPU Sikka sudah menyusun RKB Pemilihan Bupati tahun 2024 sebesar Rp 35,5 miliar dan sudah diserahkan ke Pemerintah dan DPRD Kabupaten Sikka untuk keperluan saving anggaran dan sudah mencermati sharing anggaran dari KPU Provinsi. “Kami sudah melakukan pencermatan sesuai kesepakatan. 8 item sharing dari Provinsi itu dimasukan dalam RKB KPU Sikka. Hasilnya ada pengurangan sebesar Rp 9.186.030.000. Sehingga RKB Pemilihan 2024 untuk KPU Sikka menjadi  Rp 26.313.970.000,” kata Feri yang hadir bersama 4 komisioner masing-masing  Elsy Puspasari Kusuma Putri, Yuldensia Hesty, Jupri, dan Herimanto. Turut hadir, Sekretaris KPU Sikka, Elwis da Rato dan Kasubag Program Data dan Informasi, Cornelius Mauritius. Ketua KPU NTT, Thomas Dohu mengatakan, pencermatan dalam Rakor ini belum final. Besarnya anggaran yang ada masih harus dibahas bersama pemerintah. Ia juga menegaskan agar penyusunan anggaran ini benar-benar merujuk pada standar biaya dan aturan yang ada. “Sebagai Lembaga yang patuh dan taat pada kepastian hukum, efisiensi dan akuntabilitas, semua yang direncanakan memiliki rujukan hukum yang jelas, dilandasi dengan semangat dan tujuan mencapai hasil yang baik dalam penyelenggaraan Pemilihan” paparnya. Dari hasil pencermatan 22 KPU Kabupaten/Kota diketahui, RKB Provinsi NTT yang semula dianggarkan sebesar Rp 700 miliar lebih, berkurang menjadi sekitar Rp 446 miliar lebih. (hupmas/*)

Februari 2022, Pemilih Sikka Capai 206.294

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id-- Jumlah pemilih di Kabupaten Sikka pada bulan Februari 2022 mencapai 206.294 atau bertambah sebanyak 108 pemilih dari  jumlah pemilih sebelumnya pada Januari 2022 sebanyak 206.186 pemilih. Angka penambahan sebanyak 108 pemilih diperolah dari jumlah pemilih pemula sebanyak 67 pemilih dan pemilih pindah masuk 53 pemilih dikurangi pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) karena meninggal dunia sebanyak 12 pemilih. Demikian hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB)  yang dibacakan dalam Rapat Rekapitulasi di Aula Kantor KPU Sikka,  Jumat, (25/02/2022). Pada rapat yang dipimpin KPU Sikka, Yohanes Krisostomus Feri ini, hasil PDPB bulan Februari 2022 dibacakan secara bergantian oleh Elsy Puspasari Kusuma Putri dan Yuldensia Theresiana Hesty. Hadir pula dalam rapat ini komisioner KPU Sikka Jupri dan Herimanto,  Sekretaris KPU Sikka, Elwis da Rato, Kasubag Program dan Data, Cornelius Mauritius, Kasubag Umum, Simon Doni Tukan dan Kasubag Hukum, Mega Suryani Azhar. Usai pembacaan rekapitulasi, komisioner yang membidangi Divisi Program dan Data. Elsy Puspasari Kusuma Putri menjelaskan, sumber data pemilih yang digunakan saat ini berasal dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sikka dan hasil kunjungan ke desa/kelurahan belum berselang. Lebih lanjut, Elsy mengatakan, KPU Sikka akan melanjutkan lagi kunjungan ke desa dan kelurahan untuk mendapatkan data pemilih. “Kita akan berkoordinasi lagi dengan berbagai pihak terkait”, katanya. (hupmas/*)