Berita Terkini

Jelang Tutup Tahun, KPU Sikka Lakukan Evaluasi dan Refleksi

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id-- Jelang tutup tahun 2021, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka mengadakan rapat evaluasi kinerja sekaligus refleksi akhir tahun yang dilaksanakan di Aula KPU Sikka, Selasa (28/12/2021). Rapat ini dihadiri semua Komisioner, Sekretaris, para Kasubag dan staf. Ketika membuka rapat, Ketua KPU Kabupaten Sikka, Yohanes Krisostomus Feri mengatakan, kegiatan ini sangat penting untuk melihat sejauh mana capaian yang telah diperoleh berdasarkan dokumen Perjanjian Kinerja yang telah ditandatangani pada awal tahun.  “Kita sudah menetapkan perjanjian kinerja 2021 pada awal tahun ini yang menjadi pedoman dan tolak ukur keberhasilan sekaligus menjadi dasar penilaian dalam evaluasi dan refleksi akhir tahun ini. Mari kita sama-sama evaluasi kinerja kita,” ujar Feri. Sekretaris KPU Sikka, Drs. Aloysius Elwis da Rato mengatakan, momentum ini sangat baik untuk menilai kinerja yang sudah dilakukan agar lebih baik lagi di tahun depan. Secara khusus, dia meminta semua staf untuk memahami tupoksi masing-masing. “Kalau kita memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing, maka kinerja kita akan efektif dan efisien,” paparnya seraya manambahkan, perlunya perbaikan sejumlah hal teknis. Lebih lanjut, Elwis mengatakan hampir semua PNS di KPU Sikka telah menjadi pegawai organik KPU. “Tinggal saya sendiri yang masih dalam proses,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, para Kasubag dan semua komisioner mendapat kesempatan untuk menyampaikan program dan kegiatan yang sudah dilakukan. Apa saja yang boleh dicatat sebagai keberhasilan dan kendala-kendala apa saja yang masih menghambat capaian kinerja. Kasubag Umum, Doni Tukan misalnya mengatakan, salah satu hal yang baik yakni realisasi keuangan KPU Sikka  mencapai 97 persen. “Selain itu kita perlu memberi apresiasi kepada Tim Keuangan kita karena berhasil mendapat penghargaan dari KPPN Ende,” katanya.  (hupmas/*)

KPU Sikka Terima Hibah Tanah dari Pemda

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id-- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka akhirnya menerima hibah tanah seluas 3.294 meter persegi dari Pemerintah Daerah  (Pemda) Kabupaten Sikka, Senin (27/12/21).   Demikian disampaikan Juru Bicara KPU Sikka, Herimanto, SH, dalam keterangannya kepada media. “Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah dan Serah Terima Aset Milik Pemerintah Daerah  Kabupaten Sikka dilakukan oleh Ketua KPU Sikka, Yohanes Krisostomus Feri dan diserahkan langsung oleh Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si,” kata Herimanto. Dia menjelaskan, turut hadir dalam acara penandatanganan itu, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Sikka, Herimanto, SH dan Sekretaris KPU Sikka, Drs. Aloysius Elwis da Rato.  Bupati Sikka dalam arahnya menyampaikan, hibah barang milik aset Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka ini telah melalui proses dan mekanisme untuk menghindari kecemburuan diantara penerima hibah.   Selain KPU Sikka ada sejumlah pihak lain yang juga mendapat hibah dari Pemda Sikka, antara lain Polres Sikka, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sikka, dan Keuskupan Maumere. Sebelumnya, KPU Sikka telah mengajukan permohonan hibah tanah yang di atasnya telah dibangun Kantor KPU Sikka pada 7 April 2021. Surat permohonan itu ditujukan kepada Bupati Sikka dan Pimpinan DPRD Sikka.   Herimanto menjelaskan, pengajuan permohonan hibah ini merujuk pada  Keputusan KPU Republik Indonesia Nomor 177/KU.07-Kpt.KPU/III/2021 tentang Perubahan keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 364/KU.07-Kpt./KPU/VII/2020 tentang Pedoman Perencanaan dan Penganggaran Hibah Daerah Non Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan atau Walikota dan Wakil Walikota. Sebagai informasi, Kantor KPU Sikka selesai dibangun dan diresmikan oleh Bupati Sikka, Drs. Sosimus Mitang pada 3 Mei 2010 dan sejak itu digunakan oleh KPU Sikka dengan status tanah Pinjam Pakai selama 5 tahun. Perjanjian Pinjam Pakai itu diperpanjang pada masa pemerintahan Bupati Sikka, Drs. Yoseph Ansar Rera dengan masa berlaku dari 8 Juni 2016 hingga 7 Juni 2021. Sebelum perjanjian Pinjam Pakai berakhir, KPU Sikka mengajukan permohonan hibah pada 7 April 2021. (hupmas/*)

Apel HUT Provinsi NTT ke-63, Perlu Persiapkan Diri Hadapi Pemilihan Serentak

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id-- HUT Provinsi NTT ke-63 ini hendaknya memberi semangat bagi KPU Kabupaten Sikka sebagai penyelenggara Pemilu agar mempersiapkan diri dengan baik menyongsong pelaksanaan Pemilihan serentak tahun 2024. “Hari ini adalah ulang tahun provinsi NTT ke-63. Sejak menjadi provinsi di tahun 1958, NTT sudah dipimpin oleh 8 Gubernur dan 2 Penjabat Gubernur. Selama ini, proses alih kepemimpinan di provinsi 566 pulau ini berlangsung dengan baik dan aman,”  kata Ketua KPU Sikka, Yohanes Krisostomus Feri saat menjadi Pembina Upacara Apel Kekuatan sekaligus peringatan HUT NTT ke-63, di halaman kantor KPU Sikka, Senin (20/12/21).   Ia mengatakan, “Kita  berterima kasih kepada para tokoh politik, tokoh masyarakat, tokoh agama dan segenap elemen masyarakat NTT yang telah menjaga wilayah ini sehingga proses alih kepemimpinan berlangsung dengan baik. Secara khusus kita juga berterima kasih kepada para mantan gubernur kita mulai dari WJ. Lalamentik, El Tari, Ben Mboy, Hendrik Fernandes, Herman Musakabe, Piet A. Tallo, dan Frans Lebu Raya.” Hadir dalam apel kekuatan dan peringatan HUT Provinsi NTT ke-63 ini, 4 komisioner KPU Sikka, Sekretaris KPU Sikka, Para Kasubag, staf PNS dan non PNS.   Lebih lanjut, Feri mengatakan, tidak lama lagi tahapan dan program untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur bersamaan dengan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dimulai. Proses pemilihan ini akan  beririsan dengan tahapan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. “Ini momentum penting bagi kita  untuk mulai mempersiapkan diri secara baik guna melaksanakan tugas dan kewajiban dalam perhelatan demokrasi di tahun 2024 mendatang,” ujarnya. (hupmas/*)   

Triwulan IV 2021, Pemilih Sikka Mencapai 206.063

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id-- Sampai Triwulan IV (Oktober – Desember),  jumlah pemilih di Kabupaten Sikka menjadi 206.063 pemilih yang terdiri dari laki-laki sebanyak 95.138 pemilih dan perempuan sebanyak 110.925 pemilih. Atau bertambah sebanyak 810 pemilih dari jumlah pemilih di Triwulan III (Juli – September) yang tercatat mencapai 205.253 pemilih. Demikian keterangan yang disampaikan juru bicara KPU Sikka, Herimanto,SH usai Rapat Koordinasi dan  Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan,  Jumat (17/12/2021). Dijelaskan, penambahan sebanyak 810 pemilih itu diperoleh dari jumlah pemilih baru yang tercatat mencapai 1.254 dikurangi jumlah pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 444 pemilih. Rapat Koordinasi dan Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) KPU Sikka ini dipimpin  Ketua KPU Sikka, Yohanes Krisostomus Feri dan rekapitulasi DPB dibacakan secara bergantian oleh Ketua Divisi Program dan Data, Elsy Puspasari Kusuma Putri dan  Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Internal, Herimanto, SH. Turut hadir dua komisioner KPU Sikka lainnya yakni, Jupri, SE dan Yuldensia Theresiana Hesty, SE. Hadir  dalam Rakor DPB kali ini yakni Ketua Bawaslu Sikka, Harun Al Rasyid, M.Pd, Pejabat yang mewakili Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil kabupaten Sikka, pejabat dari Kesbangpol Sikka, Pejabat dari Polres Sikka, Lanal Maumere dan utusan Partai Politik. Juga turut hadir para Kasubag dan Staf sekretariat KPU Sikka. Lebih jauh dijelaskan, pemilih baru sebanyak 1.254 itu merupakan akumulasi dari bulan Oktober sebanyak 399 pemilih, November 511 pemilih dan Desember 344 pemilih. Sementara pemilih TMS sebanyak 444 itu merupakan akumulasi dari bulan Oktober sebanyak 85 pemilih, November 339 dan Desember sebanyak 20 pemilih. “Berkaitan dengan pemilih TMS sebanyak 444 pemilih itu, Ketua KPU Sikka menjelaskan, terdiri dari 121 pemilih kategori meninggal dunia, 319 pemilih ganda, 3 pemilih pindah domisili dan 1 pemilih alih status menjadi anggota Polri,” kata Herimanto. Sumber data yang digunakan dalam rekapitulasi DPB ini  berasal  dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sikka dan hasil penelusuran KPU Kabupaten Sikka saat berkunjung ke desa dan kelurahan. Selama Triwulan IV ini, KPU Sikka sudah mengunjungi sejumlah desa dan kelurahan di 15 kecamatan. “Tersisa 6 Kecamatan yang belum dikunjungi. Kita akan jadwalkan untuk dikunjungi tahun depan. Selain itu, KPU Sikka juga akan bersurat lagi Polres Sikka, Kodim 1603 Sikka dan Lanal Maumere untuk meminta data warga kabupaten Sikka yang alih status menjadi anggota TNI/Polri,” kata Herimanto mengutip penjelasan Ketua KPU Sikka. Pieter L. Hege yang mewakili Kadis Dukcapil Sikka, menginformasikan bahwa hingga semester I (Januari-Juni) 2021 jumlah penduduk Sikka sebanyak 326.992 jiwa. Dari jumlah ini penduduk yang wajib KTP sebanyak 227.503 dan yang sudah melakukan perekaman KTP-E sebanyak 226.651 penduduk. (hupmas/*)

KPU Sikka Terima Penghargaan dari KPPN Ende

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id-- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka kembali mendapatkan penghargaan dari Lembaga/Instansi eksternal. Kali ini penghargaan tersebut datang dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Ende atas prestasi KPU Sikka sebagai Satuan Kerja (Satker) Peringkat Kedua Rekonsiliasi dan Laporan Pertanggungjawaban Bendahara Tingkat Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Anggaran lingkup KPPN Ende Tahun Anggaran 2021. Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung Kepala KPPN Ende, Mat Hari, kepada Sekretaris KPU Sikka Aloysius Elwis Da Rato selaku Kuasa Pengguna Anggaran pada Satker KPU Sikka saat menghadiri kegiatan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Tahun Anggaran 2022, yang diselenggarakan KPPN Ende di Ende, Rabu (15/12). Ketua KPU Sikka Yohanes Krisostomus Feri yang juga sebagai Komisioner yang membidangi Divisi Keuangan, Umum dan Logistik, ketika diminta komentar di ruang kerjanya terkait hal ini mengatakan, penghargaan ini hendaknya mendorong segenap jajaran di KPU Sikka untuk bekerja lebih baik lagi. “Pengelolaan keuangan yang baik harus sejalan juga dengan kinerja yang baik. Mudah-mudahan kita bisa meningkatkan prestasi ini, paling kurang mempertahankannya sehingga tidak turun kelas,” katanya. Perlu diketahui KPPN Ende merupakan Mitra kerja KPU Sikka dalam hal pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan. Dalam periode tertentu KPU Sikka mengajukan, merekonsiliasi dan melaporkan realisasi penggunaan anggaran sesuai ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Sebelumnya, pada 11 November 2021 KPU Sikka juga mendapat penghargaan dari pihak external lainnya, yaitu Komisi Informasi Publik NTT atas prestasi sebagai Badan Publik Vertikal Cukup Informatif. (hupmas/*)

Jelang Akhir Tahun 2021, Pemilih Sikka Mencapai 205.739

Maumere, kab-sikka.kpu.go.id- Jelang akhir tahun 2021, jumlah pemilih di Kabupaten Sikka mencapai 205.739 yang terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 94.982 dan pemilih perempuan sebanyak 110.757. Demikian disampaikan Juru Bicara KPU Sikka, Herimanto, SH., melalui release media, Kamis (02/11/2021). “Jumlah pemilih di bulan November ini bertambah sebanyak 172 pemilih jika dibanding jumlah pemilih bulan Oktober yang mencapai 205.567. Angka pertambahan sebanyak 172 pemilih itu diperoleh dari jumlah pemilih baru sebanyak 511 (terdiri dari 245 laki-laki dan 266 perempuan) dikurangi jumlah pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 339 pemilih,” paparnya. Rapat Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan KPU Sikka ini dilaksanakan Selasa (30/11/21) dan dipimpin PLH Ketua KPU Sikka, Elsy Puspasari Kusuma Putri, SE dan dihadiri 2 anggota masing-masing Jupri, SE dan Herimanto, SH.  Turut hadir  dalam rapat yakni Sekretaris KPU Sikka, Elwis da Rato, Kasubbag Program dan Data, Cornelius Mauritius, Kasubbag Teknis dan Hupmas, Semuel Desryanto Sing, Kasubbag Umum, Simon Doni Tukan beserta staf sekertariat KPU Kabupaten Sikka. Lebih jauh, Herimanto menjelaskan, jumlah pemilih baru sebanyak 511 orang itu paling banyak berasal dari Kecamatan Waigete  sejumlah 65 pemilih, menyusul Alok sebanyak 48 pemilih dan Nita sebanyak 40 orang. Sementara itu pemilih TMS sebanyak 339 itu terdiri dari Pemilih Ganda sebanyak 317 dan meninggal dunia sebanyak 19 orang. Perlu diketahui, sumber data yang digunakan dalam rekapitulasi daftar pemilih bulan  November ini berasal  dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sikka serta hasil penelusuran KPU Kabupaten Sikka dengan berkunjung ke sejumlah desa. PLH Ketua KPU Sikka, Elsy Puspasari Kusuma Putri, SE., menjelaskan, selama bulan November, KPU Sikka berkunjung ke sejumlah desa di Kecamatan Magepanda, Mapitara, Talibura, Waigete dan Lela. “Kunjungan ke desa-desa ini akan diupayakan untuk terus dilakukan. Ini untuk mendapatkan data pemilih terutama pemilih yang sudah meninggal dunia, pemilih pemula, pemilih pindahan dan pemilih alih status,” ujar Elsy yang juga Ketua Divisi Program dan Data. (hupmas/*)