Berita Terkini

Pelajar SMK Yohanes XXIII Maumere Jadi Agen Sosialisasi Pemilu

Maumere-- Siswa-siswi SMK Yohanes XXIII Maumere yang melakukan praktek kerja di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka, ditugaskan menjadi Agen Sosialisasi Pemilu Serentak Tahun 2024. Penugasan ini disampaikan oleh Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, Semuel Desryanto Sing saat memberikan pengarahan teknis kepada 10 (sepuluh) orang siswa-siswi tersebut, Kamis (20/7/2023). Dalam pengarahannya, Semuel memaparkan beberapa hal teknis, diantaranya langkah-langkah melakukan sosialisasi di lapangan yang perlu diperhatikan, seperti menggunakan atribut yang disiapkan KPU Sikka, membawa surat tugas, menyapa warga yang disasar, serta praktek tata cara mengecek DPT Online melalui Aplikasi cekdptonline.kpu.go.id.  “Adik-adik dalam melakukan sosialisasi harus memperhatikan pengunaan ID Card dan Baju Sosialisasi, serta membawa Surat Tugas. Ini merupakan identitas sah bahwa adik-adik adalah agen sosialisasi yang ditugaskan KPU Sikka,” ujarnya. Selanjutnya, ia juga mengingatkan para siswa tersebut untuk selalu menyapa warga yang disasar dengan 3S atau Senyum, Sapa, dan Salam. Setelah mendapat pengarahan siswa-siswi diberi kesempatan melakukan simulasi dengan mempraktekkan langkah-langkah sosialisasi di rumah warga. Untuk diketahui, siswa-siswi praktek tersebut ditugaskan melakukan sosialisasi Pemilu 2024 dengan basis keluarga di sekitar kompleks tempat mereka berdomisili, dengan cara menyebarkan brosur Pemilu berkonten Hari Pemungutan Suara Rabu 14 Februari 2024, informasi lima Jenis Pemilu (Pilpres, DPD, DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota) serta melakukan Cek DPT Online. (humaskpusikka*/)

KPU Sikka Kembali Raih Penghargaan Lembaga Publik Informatif dan Terbaik I

Kupang--- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka kembali meraih penghargaan sebagai Lembaga Publik Informatif sekaligus Terbaik I.    Penghargaan ini diberikan oleh Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi NTT pada Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik se-NTT tahun 2022, di Kupang, Selasa (18/7/2023). Penghargaan  diterima anggota KPU Sikka yang membidangi Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Yuldensia Theresiana Hesty. Selain KPU Sikka, penghargaan serupa juga diterima KPU Rote Ndao, TTU, Alor dan Kota Kupang. Sementara kategori Informatif dan Terbaik II diraih KPU Lembata. Menyusul Kategori Informatif dan Terbaik III  diraih 4 (empat) Satker yakni KPU Manggarai Barat, Sumba Barat, Flores Timur dan Manggarai Timur. Sebanyak 6 (enam) Satker lain juga mendapat predikat Informatif yakni Flores Timur, TTS, Sabu Raijua, Ende, Kab Kupang, dan Manggarai. 4 (empat) Satker lain masuk kategori Menuju Informatif yakni Sumba Timur, Belu, Malaka dan Nagekeo. Sedangkan 2 (dua) Satker  yakni Sumba Barat Daya dan Ngada masuk ketegori Cukup Informatif. Sebelumnya, tahun 2022 lalu, KPU Sikka juga menerima penghargaan sebagai Lembaga Publik Kategori Informatif dan Terbaik I untuk tahun 2021. Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik merupakan wujud apresiasi bagi badan publik yang secara konsisten  mengimplementasikan keterbukaan informasi publik sebagai komitmen nyata menyelenggarakan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, akuntabel, partisipatif, kolaboratif dan inovatif yang diberikan oleh KIP NTT setiap tahun kepada badan publik. Penghargaan ini merupakan amanat Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. (humaskpusikka*/)

KPU Sikka Ajak Para Camat Pastikan Semua Pemilih Sudah Rekam KTP-El

Maumere-- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka mengajak para Camat untuk memastikan semua pemilih yang belum memiliki KTP El agar segera melakukan perekaman. Hal ini sangat penting agar warga negara  yang sudah memenuhi syarat dapat menggunakan hak konstitusionalnya dalam Pemilu, 14 Februari 2024. Ajakan tersebut disampaikan Ketua KPU Sikka, Yohanes Krisostomus Feri dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dengan para Camat se-Kabupaten Sikka yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sikka, Selasa (11/7/2024). Dihadapan para Camat, Feri mengatakan, Daftar Pemilih Tetap (DPT)  di Kabupaten Sikka untuk Pemilu 2024 sudah ditetapkan pada 21 Juni 2023 lalu sebanyak 244.222 orang yang akan menggunakan hak pilih di 1.005 TPS. “Dari jumlah DPT tersebut, tercatat sebanyak 19. 949 pemilih yang belum memiliki KTP El,” katanya. Pemilih potensial non KTP-El ini, lanjut Feri, tersebar di 21 Kecamatan dan paling banyak di Kecamatan Talibura yang tercatat mencapai 2.277 pemilih. Menyusul kecamatan Waigete sebanyak 1.511 pemilih, Nita 1.410 pemilih, Alok Timur 1.212 pemilih, Waiblama 1.092 dan Alok sebanyak 1.065.      Sementara jumlah paling sedikit di kecamatan Nelle sebanyak 304 pemilih dan terkecil kedua Kecamatan Koting 351 pemilih. Rakor tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati, Romanus Woga dan didampingi Asisten I Setda Sikka, Fitrinita Kristiani dan Plt Dinas Dukcapil Sikka, Akulinus. Dalam arahannya, Wakil Bupati Sikka meminta agar Dinas Dukcapil dan 21 Camat bekerja secara maksimal sehingga masalah KTP El ini bisa segera diselesaikan.  Sementara itu, Plt Kadis Dukcapil, Akulinus mengatakan, ada sejumlah kendala  yang dihadapi pihaknya, antara lain,  kurangnya blanko KTP El, alat printer, dan ada desa yang belum terjangkau listrik. Selainnya itu, beberapa desa lainnya kesulitan sinyal telekomunikasi.  “Walau ada kendala, kita harus bisa menyelesaikan perekaman KTP El sebelum hari pemungutan suara. Sesudah Rakor ini, kita akan menyusun jadwal perekaman KTP El,“ kata Akulinus. (humaskpusikka)

Gelar FGD, KPU Sikka Serap Aspirasi Dari Stakeholders Pemilu

Maumere-- Untuk mendukung penyusunan rancangan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara yang sedang dilakukan oleh KPU RI, maka KPU Sikka menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait Penyusunan Rumusan Kebijakan Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilu Serentak Tahun 2024, Selasa 27 Juni 2023. Plh. Ketua KPU Sikka, Herimanto dalam sambutan pembukaan FGD tersebut menggambarkan tiga isu strategis dalam rancangan peraturan KPU yang akan dibahas, yaitu metode penghitungan suara, penyampain salinan berita acara dan sertifikat hasil penghitungan suara kepada para pihak, dan isu Penyederhanaan dan Perubahan nomenklatur formulir. Sementara itu anggota KPU Sikka, Yuldensia Hesty yang memandu diskusi menyampaikan bahwa kegiatan FGD diharapkan menghasilkan catatan-catatan rekomendasi yang akan diteruskan oleh ke KPU RI melalui KPU Provinsi NTT.  “Seluruh catatan, solusi, rekomendasi, dari bapak/ibu/sdr/i akan kami catat dan rangkum dalam dokumen rekomendasi yang juga akan kami teruskan ke KPU RI melalui KPU Provinsi NTT agar menjadi bahan pertimbangan legal drafting PKPU ini’ tutur Hesty. Diketahui dari catatan-catatan yang mengemuka dalam diskusi terlihat isu penyampain salinan berita acara dan sertifikat hasil penghitungan suara kepada para pihak menjadi salah satu sorotan, karena wacana penggandaan dengan perangkat fotocopy di TPS serta penggunaan Sirekap dalam Pemilu Tahun 2024. Hadir sebagai peserta FGD ini, perwakilan Partai Politik peserta Pemilu, Bawaslu Kabupaten Sikka, LSM/Organisasi Mahasiswa/Pemuda dari HMI, GMNI, PMKRI, BEM UNIPA Maumere, BEM IKIP Muhammadiyah, BEM Politeknik Cristo Re serta perwakilan dari Forum Disabilitas Kabupaten Sikka. (humaskpusikka)

404 Bacaleg DPRD Sikka Belum Memenuhi Syarat

Maumere-- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka telah menetapkan status bakal calon legislatif (Bacaleg) yang diusulkan 16 Partai Politik untuk mengikuti Pemilu 2024. Dalam Rapat Pleno penetapan status hasil verifikasi administrasi, Jumat (23/5/2023), sebanyak 404 bacaleg dinyatakan belum memenuhi syarat (BMS) dan  96 bacaleg dinyatakan memenuhi syarat (MS). Rapat Pleno penetapan status ini dipimpin Ketua Yohanes Krisostomus Feri dan dihadiri 4 Komisioner lainnya yakni Elsy Puspasari Kusuma Putri, Jupri, Herimanto dan Yuldensia Theresiana Hesty. Sesuai ketentuan PKPU 10/2023, setiap parpol peserta Pemilu 2024 berhak mengajukan bakal calon sebanyak 100 persen jumlah kursi DPRD yang ada. Jika 16 parpol di Sikka mengajukan masing-masing  35 bacaleg, maka jumlahnya sebanyak 560 orang. Tetapi de fakto pada saat pendaftaran yang digelar pada 1 Mei hingga 14 Mei lalu, total bacaleg yang diajukan parpol di Sikka sebanyak 500 orang. Dari data yang ada, 13 parpol mengajukan 100 persen jumlah kursi, sementara 3 parpol lain tidak memenuhi kuota yang ada. Ketiga partai itu yakni Partai Gelora hanya mengajukan 19 bacaleg, Partai Buruh 16 bacaleg dan PPP hanya mengajukan 10 bacaleg. Kegiatan verifikasi administrasi ini dilakukan sejak 15 Mei hingga 23 Juni 2023. “Setelah verifikasi kita peroleh data sebanyak 404 bacaleg mendapat status belum memenuhi syarat (BMS) dan 96 mendapat status memenuhi syarat (MS). Total bacaleg kita sebanyak 500 orang,” kata Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Parmas, Semuel Desryanto Sing. Hasil verifikasi administrasi yang telah ditetapkan ini diserahkan kepada parpol, Sabtu (24/5/2023) untuk diperbaiki. Jadwal perbaikan dokumen persyaratan calon dijadwalkan dari tanggal 26 Juni hingga 9 Juli 2023. (humaskpusikka)

KPU Sikka Terima 500 Bacaleg

 Maumere-- Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kabupaten Sikka menerima 500 bakal calon legislatif (Bacaleg) dari 16 Partai Politik Peserta Pemilihan Umum 2024 pasca dikeluarkannya Surat Dinas KPU RI No. 495/PL.01.4-SD/05/2023 dan No. 496/PL.01.4-SD/05/2023, tanggal 17 Mei 2023 perihal pengajuan kembali bakal calon akibat kendala Silon. Demikian dikemukakan Juru Bicara KPU Sikka, Herimanto, Sabtu (20/5/2023) di ruang kerjanya. Dijelaskan, pada masa pendaftaran calon angota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota yang dijadwal berlangsung dari tanggal 1 – 14 Mei, jumlah bakal calon yang diajukan sebanyak 482 orang oleh 15 Parpol. Kemudian berdasarkan Surat Dinas KPU RI No. 495 dan 496, bertambah sebanyak 18 bakal calon. Bakal calon tambahan ini paling banyak dari Partai Buruh yang belum berhasil mendaftarkan bakal calon pada masa penerimaan. “Partai Buruh baru mengajukan kembali tanggal 18 Mei 2023 sesuai Surat Dinas KPU No. 495. Partai ini mengajukan 16 orang bakal calon,” katanya seraya menambahkan, partai yang dipimpin Yosef Sefni ini hanya mengajukan bakal calon di Dapil Sikka 1 dan Dapil Sikka 2. Selain Partai Buruh, Partai Garuda dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)  mengajukan kembali bakal calon legiaslatif untuk melengkapi kouta sebanyak 35 orang. Sebelumnya, kedua partai ini hanya mengajukan 34 bakal calon.   “1 bakal calon dari Partai Garuda di Dapil Sikka 1 dan 1 bakal calon dari   PKN di Dapil Sikka 4 yang diajukan pada tanggal 18 Mei 2023 secara manual dengan status lengkap dan diterima pada tanggal 19 Mei 2023 melalui SILON yang diawali dengan pemeriksaan data dan dokumen pengajuan bakal calon,” katanya. Lebih lanjut, Herimanto menjelaskan, jumlah bakal calon dari masing-masing Parpol Peserta Pemilu 2024 yakni, Partai HANURA 35; PKS 35; PDIP 35; Partai Nasdem 35; PSI 35; Perindo 35; PAN 35; Partai GOLKAR 35; PKB 35; PKN 35;  Partai Gerindra 35; Partai Demokrat 35; Partai GARUDA 35; Partai Gelora 19; PPP 10; dan Partai 16. Secara keseluruhan jumlah pengajuan bakal calon oleh Parpol peserta Pemilu 2024 yakni 500 bakal calon dari 16 partai politik dengan rincian, bakal calon perempuan sebanyak 174 orang dan bakal calon laki-laki sebanyak 326 orang. Untuk sebaran bakal calon perempuan, yakni : Dapil Sikka 1, 55 orang; Sikka 2, 38 orang; Sikka 3, 43 orang, dan Sikka 4, 38 orang. Pada tahapan pengajuan bakal calon ini, yang diperiksa yakni, surat pengajuan partai politik. Kedua, daftar bakal calon disertai foto diri terbaru dan dilampiri dengan dokumen persetujuan dari pimpinan partai politik, dan ketiga dokumen persyaratan administrasi bakal calon yang diinput melalui SILON sebagaimana ketentuan PKPU 10 Tahun 2023. Selanjutnya sesuai jadwal tanggal 15 Mei - 23 Juni 2023, akan dilakukan verifikasi administrasi dokumen persyaratan bakal calon untuk memastikan kebenaran dan kegandaan pencalonan. (*humaskpusikka)

🔊 Putar Suara